FOKUS: #VAKSIN COVID

Vaksin Melimpah, Sragen Genjot Booster Sampai Awal Februari

Foto Ilustrasi, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjadi vaksinator dalam Penyuntikan vaksin Covid-19 di Pusat Vaksinasi Pemkab Sragen.

KBRN, Sragen: Pemerintah Kabupaten Sragen hari ini Selasa (18/1/2022) memulai vaksinasi dosis ketiga (booster) terhadap ratusan warga Lanjut Usia (Lansia). Sasaran booster di Sragen sekitar 105 ribu orang, terdiri dari Lansia dan warga rentan dengan penyakit komorbit.

Pencanangan Vaksinasi Booster dilakukan di pusat vaksinasi halaman Pemkab Sragen dengan Vaksinator Bupati Sragen dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati. 

Di sela pencanangan vaksinasi Bupati Yuni menegaskan bahwa imunitas para lansia ini sudah menurun sehingga harus segera mendapatkan booster. Syarat untuk mendapatkan booster ini sudah menerima vaksin primer lengkap dua dosis. 

Sragen mendapatkan izin untuk penyuntikan vaksin booster lantaran telah memenuhi persyaratan cakupan dosis 1 harus sudah 70 persen dan lansia 60 persen. "Sragen sudah memenuhi syarat dosis 1 90 Persen dan lansia 77,78 persen," ujarnya.

Sragen mendapatkan pasokan vaksin cukup banyak dari Provinsi Jawa Tengah mencapai puluhan ribu dosis. Kuota vaksin itu akan disuntikkan sampai awal Februari.

"Apakah Sragen mampu, insya Allah mampu. Kita punya sasaran dosis tiga ini masyarakat 18 tahun ke atas dengan prioritas lansia. Serta penderita komorbit. Insyaallah cukup masyarakat Sragen segera mendaftar kemarin itu akan buka di puskesmas. Dengan kemudahan ini kita terlindung," jelas Bupati Yuni.

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen dr Hargianto mengatakan pasokan vaksin untuk booster aman. Awal pekan ini mendapat kiriman dari pemerintah provinsi, jenis Pfizer 5.880 dosis untuk 11.760 orang. 

Moderna 4000 Dosis untuk 4000 orang, dan AstraZeneca itu 1000 dosis untuk 2000 orang. PMI juga mendapat 16.002 dosis untuk 32 ribu warga. Itu harus kita habiskan Januari ini paling lambat pekan pertama Februari," tandasnya.

Disampaikan dr Hargianto, dalam pencanangan vaksinasi booster ini ada 250 Lansia, yang dipanggil bertahap 4 sampai 5 tahap dalam satu hari. Hal ini supaya tidak menimbulkan kerumunan. Adapun warga lansia yang ingin mendapatkan booster harus mendaftar melalui akun resmi DKK. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar