Alhamdulilah, BOR di Karanganyar Mulai Alami Penurunan

ilustrasi ruang isolasi_rsud_kra_corona.jpg

KBRN, Karanganyar: BOR (bed occupancy rate) isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Karanganyar mengalami penurunan.

Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Dwi Rusharyati menyampaikan dari data dinas kesehatan karanganyar, tingkat keterisian tempat tidur isolasi khusus covid di 8 rumah sakit rujukan di karanganyar, sempat mengalami peningkatan pekan lalu mencapai 80 persen.

"Dari 8 rumah sakit, 2 diantaranya yakni RSUD Karanganyar dan PKU Muhammadiyah Karanganyar,sempat menyentuh angka keterisian 90 sampai 100 persen," ungkapnya.

Namun, dipekan ini lanjut Dwi, tingkat keterisian tempat tidur mengalami penurunan hingga menyentuh angka 67 persen. Diharapkan, trend penurunan dapat berlangsung lama hingga menjadi landai.

"Kita harapkan, semoga trend penurunan ini berlangsung terus, semakin berkurang kasusnya," ucapnya.

Dikatakan Dwi, Dari total TT isolasi pasien Covid-19 sejumlah 318 TT di delapan rumah sakit rujukan di Kabupaten Karanganyar, masih menyisakan 106 TT.

"Adanya penambahan kasus Covid-19 mayoritas statusnya orang tanpa gejala (OTG) dan mereka kebanyakan menjalani isolasi mandiri," ujarnya. Senada, Direktur RSUD Karanganyar, Iwan Setyawam mengatakan, tingkat keterisian ruang isolasi khusus covid 19 di RSUD Karanganyar mengalami penurunan.

"Jumlah pasien disini sempat penuh, bahkan ruang isolasi terisi 100 persen, jumlah terbanyak sempat 153 pasien, tapi di beberapa minggu terakhir, jumlah pasien covid dirawat di RSUD turun, dengan jumlah ruang isolasi terpakai sekitar 130 ruang," jelasnya.

Adapun berdasarkan data yang dihimpun dari DKK Karanganyar, tercatat ada 1.251 kasus aktif positif Covid-19 hingga Minggu (2/8/2021). Dari jumlah tersebut, 247 orang menjalani rawat inap dan sisanya 1.004 menjalani isolasi mandiri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00