FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Percepat Vaksinasi, Solo Sediakan Layanan Vaksin Keliling

Ilustrasi foto, Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka tengah memantau vaksinasi warga Solo.

KBRN, Surakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menyediakan layanan vaksinasi keliling bagi warga ber-KTP Solo yang berusia 50 tahun ke atas. Layanan ini sebagai upaya mempercepat capaian vaksinasi lansia yang belum memenuhi target.

Adapun jadwal disebar di sejumlah lokasi pada pukul 08.00 hingga pukul 11.00 WIB yang dilaksanakan selama setengah bulan ini. Yakni mulai dilaksanakan pada 15-30 Juni 2021. 

Berikut Jadwal Layanan Vaksinasi Pra Lansia: 15 Juni di Ngarsopuro, 16 Juni di Srambatan depan Arpusda, 17 Juni di Sekip, Kadipiro, 22 Juni di Jl. Juanda, 23 Juni di Jl. Veteran depan Kecamatan Serengan, 24 Juni di Jl. Brigjen Katamso depan TATV, 29 Juni di Grha Saba Buana, dan 30 Juni 2021 di Lumbung Batik Sondakan. 

“Kami jemput bola menggunakan mobil IVA Test ke tempat yang capaiannya rendah dan jauh dari fasilitas layanan kesehatan (fasyankes). Contohnya di Ngarsopuro, sebenarnya dengak dengan RS PKU Muhammadiyah. Tapi, yang namanya malas, ya, enggak mau. Kami pendekatan pelayanan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, Siti Wahyuningsih, Senin (14/6/2021).

Hingga akhir pekan ini, capaian vaksinasi lansia sudah di atas 80% dari target 49.983. Sebelumnya, Pemkot juga mulai membuka pendaftaran vaksinasi bagi usaha kuliner. 

Sasarannya, warga ber-KTP Solo dan bekerja sebagai karyawan restoran, rumah makan, warung makan di Kota Solo, dan para pedagang kaki lima (PKL) di Solo. 

"Tapi yang PKL sampai sekarang datanya juga belum lengkap. Harusnya segera diberikan kita, dan segera dijadwalkan," keluh Ning Sapaan akrabnya.

Ning mengatakan,  dalam sehari Layanan Vaksin Keliling dibatasi 100 pelayanan dan vaksinasinya dilakukan di dalam mobil IVA Test dengan harapan tidak mengganggu pelayanan di fasyankes lain. Mobil tersebut sekaligus untuk sosialisasi program vaksinasi bagi lansia, pralansia, dan warga yang membawa dua orang lansia untuk divaksin. 

“Mereka yang sudah mendaftar melalui link dari Puskesmas, tentu enggak bisa lagi mendaftar karena jadwal mereka sudah ditentukan Puskesmas. Layanan ini untuk mendekatkan kepada masyarakat utamanya lansia yang kesulitan ke fasilitas kesehatan," beber Ning.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00