Ada Temuan Makanan Berformalin Dijual di Pasar Darurat Klaten

KBRN, Klaten: Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten melalui Pengawasan Obat dan Makanan Kamis (6/5/2021) melakukan pemeriksaan  terhadap sejumlah makanan yang beredar atau dijual  di pasar darurat Klaten. Sebanyak sepuluh sampel makanan dilakukan uji pemeriksaan antara lain : mi basah, kolang-kaling, ikan layur, teri, bandeng, kerupuk merah dan cincau.

 Kepala Bidang  Sumber Daya Kesehatan DKk Klaten Nurcholis Arif Budiman mengatakan dari kegiatan pembinaan dan pengawasan itu  terdapat dua jenis makanan yang mengandung  bahan pengawet yakni ikan teri dan layur.

“ Yang kita periksa dan kita cek terdapat dua jenis yakni ikan teri dan layur positif mengandung formalin,” ungkap Nurcholis Arif Budiman kepada wartawan.

Namun untuk pemeriksaan produk yang kedaluwarsa  tim tidak menemukannya. Sedangkan dari Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan melalui Bidang Peternakan melakukan pemeriksaan kualitas dan harga daging.

Dari permeriksaan yang dilakukan daging yang beredar di pasar darurat  kondisinya cukup baik.

Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner Triyanto mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap lima pedagang daging sapi yang seluruhnya dalam kondisi baik.

“Dari lima pedagang daging sapi yang berasal dari Boyolali ternyata kondiisinya saat ini sudah mulai membaik. Dari pengetesan PH nya sudah kering. Begitu juga dengan daging ayam kondisinya cukup baik,” katanya kepada wartawan.

Sementara untuk harga daging sapi  berkisar antara 110 ribu sampai dengan 120 ribu rupiah per kilogram. Untuk daging ayam berkisar 34 ribu rupiah.

Dimungkinkan akan mengalami kenaikan pada hari-hari akhir menjelang lebaran.

(Adam Sutanto / WW)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00