FOKUS: #PPKM MIKRO

Sadis! Orang Tua Buang Bayi Ke Sungai di Sragen, Tubuh Sudah Menghitam

Tim medis dan warga membawa bayi yang ditemukan di sungai ke Puskesmas terdekat.

KBRN, Sragen: Warga di Desa Tunggul, Kecamatan Gondang, Sragen digemparkan dengan penemuan mayat bayi di Sungai Sawur Dukuh Winong RT 22, Sabtu (5/3/2021). Bayi tersebut mengapung di aliran air dengan kulit sudah menghitam.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan sudah tak bernyawa di aliran sungai perbatasan Sragen dengan Ngawi Jawa Timur. Saat ditemukan, kondisi bayi itu tanpa sehelai kain dengan posisi telungkup. 

Diduga bayi malang itu hasil hubungan gelap yang tak diinginkan orangtuanya. Kemudian setelah lahir dibuang ke sungai.

Warga setempat, Sumadi menyampaikan, penemuan mayat bayi itu diketahui sekitar pukul 15.00 WIB. Bermula ketika ada salah satu warga, Mbah Wardi, yang hendak memancing di Sungai Sawur. “Posisi mayat bayi itu telungkup mengambang di sungai," katanya.

Begitu sampai di lokasi, Mbah Wardi kaget setelah melihat ada mayat bayi mengapung. Temuan itu langsung dilaporkan kepada Sumadi dan diteruskan ke Polsek Gondang. "Lalu langsung saya laporkan ke Polsek,” paparnya.

Sumadi menguraikan kemungkinan pelaku pembuang bayi, bukan dari warga wilayah sekitar. Sebab dari pantauannya, tidak ada warga yang hamil di luar nikah dan melahirkan dalam beberapa waktu terakhir.

Terpisah Kapolsek Gondang, AKP Sudarmaji membenarkan penemuan mayat bayi itu. Ia mengatakan mayat bayi laki-laki itu diduga sudah lebih dari sehari.

Dari kondisinya ia memastikan bayi malang lahir dalam kondisi normal atau memang sudah memasuki umur kelahiran sebelum kemudian dibuang.

“Kalau lihat kondisinya, dia normal artinya bukan lahir keguguran atau dipacu. Tapi dibuangnya kemungkinan sudah sehari. Ini masih kami dapatkan dengan Pak Kasat untuk penanganan selanjutnya,” jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00