Masyarakat Dukung Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Buku Matur Jujur

KBRN,Klaten: Belasan karangan bunga terpampang berjejer di pagar Kejaksaan Negeri Klaten. Karangan bunga  yang berasal dari  kelompok  wali murid dan juga perorangan wali murid di wilayah Klaten guna memberikan dukungan kepada Kejaksaan Negeri Klaten dalam mengusut  dugaan korupsi buku Matur Jujur.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Klaten Ginanjar Damar Pamenang mengatakan memberikan apresiasi kepada masyarakat  yang memberikan dukungan tersebut. Ada ataupun tidak ada karangan bunga dukungan, Kejaksaan Klaten tetap akan melakukan penegakan hukum secara obyektif.

"Karangan bunga itu tidak akan mempengaruhi obyektivitas kami. Tapi bila bunga itu sebagai langkah dukungan kami memberikan apresiasi,"ungkap Kasi Pidsus Kejajsaaan Negeri Klaten Ginanjar Damar Pamenang kepada RRI Kamis (18/2/2021).

Dia menyebut kasus dugaan korupsi penggunaan bantuan operasional sekolah (BOS) 2019  untuk pengadaan Buku Matur Jujur itu kini sudah dilimpahkan dari Seksi Inteljen kepada Seksi Pidsus. Sehingga  kasus   tersbut sudah dinaikkan ke tingkat penyeldidikan.

"Menjadi penyelidikan,"imbuhnya. 

Pihaknya  dalam tahapan ini akan segera memanggil orang-orang  yang terkait untuk menemukan peristiwa hukum dalam dugaan korupsi tersebut.

Sedangkan salah seorang wali murid sekolah negri di wilayah Kecamatan Jogonalan  Sarjana  membenarkan bila pada waktu itu anaknya mendapatkan buku Matur Jujur  dan disuruh membayar sebelas ribu rupiah. Namun kemudian pembayaran buku tersebut ditarik kembali alias gratis sebab  dari keterangan anaknya buku tersebut sudah dicover dengan dana bos.

Kalau ternyata sekarang buku Matur Jujur tersebut  menjadi  gejolak  Sarjana malah tidak mengetahuinya.

"Pernah dikasih buku matur jujur disuruh bayar sebelas ribu.Tapi dua minggu kemudia uang itu dikembalikan.Kata gurunya buku itu sudah dicover dana bos dari sekolah," kata Sarjana. ( Adam Sutanto/Widha )

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00