Korupsi APBDes, Kades Gedaren Jatinom Klaten Divonis Satu Tahun Enam Bulan

KBRN, Klaten : Kepala Desa Gedaren non aktif Sri Waluyo yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penyelewengan dana APBDes tahun 2018 akhirnya divonis bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang pada hari Rabu 17 Februari 2021.Terdakwa divonis satu tahun enam bulan. 

Terdakwa divonis bersalah dan dinyatakan melanggar pasal tiga Undang-undang Tipikor.

"Terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi kemarin sudah diputus oleh pengadilan tindak pidana korupsi Tipikor Semarang terbukti melanggar pasal tiga undang-undang tipikor dengan putusan satu tahun enam bualn,"ungkap Kepala Seksi Pidana Kusus kejaksaan Negeri Klaten Ginajar kepada RRI di ruang kerjanya Kamis (18/2/2021).

Terhadap putusan itu menurut Ginanjar pihaknya mempunyai tujuh hari ini untuk menentukan sikap menerima atau melakukan upaya hukum banding. Status tersangka masih tahanan kota sehingga putusan hakim tidak ada perintah melakukan penahanan.

Sedangkan kuasa hukum terdakwa Suroso mengatakan unsur kerugian yang mencapai 192 juta rupiah itu tidak bisa dibutktikan di pengadilan. Karena dari jumlah itu cukup banyak item yang tidak dihitung oleh ahli yang menghitung. Selain itu kliennya juga tidak mengetahui adanya pemalsuan kwitansi yang terungkap dalam pengadilan itu.

"Kaitan dalam putusan itu tekait dengan unsur pemalsuan kwitansi dan lain sebagainya, sama sekali terdakwa atau klien kami tidak tahu menahu," katanya ketika dikonfirmasi wartawan. 

Dirinya berharap kliennya bebas dari jeratan hukum tersebut, karena tidak ada bukti riil melakukan korupsi ( Adam Sutanto/Widha )

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00