Polres Karanganyar Mulai Usut Pelaku Kasus Pembuangan Limbah Medis

Kasatreskrim polres karanganyar AKP Tegar Satrio

KBRN Karanganyar: Polres Karanganyar mulai turun tangan untuk menangani kasus pembuangan limbah medis berupa ratusan jarum suntik dan botol obat-obatan di Desa Suruh Kalang Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar.

Sebagai informasi, ratusan jarum suntik dan botol obat yang tergolong sebagai limbah medis B3, telah ditemukan Kepala Desa Suruh Kalang Mawan Tohari pada, Selasa (29/12/2020) lalu saat kegiatan tinjauan kebersihan lingkungan di Dukuh Sanggrahan RT 3/3 Desa Suruh Kalang, Jaten, Karanganyar.

Usai penemuan tersebut, pemdes suruhkalang langsung berkoordinasi dengan puskesmas serta Dinas Kesehatan Karanganyar untuk mengamankan sementara limbah medis tersebut ke tempat penyimpanan limbah medis di Puskesmas Jaten.

Satreskrim Polres Karanganyar AKP Tegar Satrio mengatakan saat ini polres karanganyar masih mengumpulkan informasi serta melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

"Kita masih lidik ya, mengumpulkan informasi, kita akan cek fasilitas layanan kesehatan (Fasyanke) yang ada di radius 5 kilometer dari sekitar lokasi kejadian," jelasnya saat dikonfirmasi RRI, Senin (4/1/20).

AKP Tegar memperkirakan ada sekitar 6-8 fasyankes yang akan menjadi sasaran penyelidikan terkait pengolahan limbah medis.

"Cukup banyak yang disekitar situ, ada 8 atau 6 kalo gak salah," katanya.

Lebih lanjut, AKP Tegar mengatakan masih perlu proses gelar perkara untuk penentuan pasal yang akan diberikan terkait kasus pembuangan limbah tersebut dengan melihat pelaku, jenis limbah, serta intensitas pembuangan.

"Masih perlu kita gelar perkara, jadi harus liat dulu siapa yang buang, berapa kali melakukannya, nanti baru bisa menentukan pasal yang dikenakan. Kan limbah itu macam-macam. Perlu kita gelar perkara dalam penentuan pasal," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar Purwati telah memerintahkan petugas puskesmas terdekat untuk mengecek ke lokasi. Begitu juga Fasyankes di sekitar lokasi terkait pengolahan limbah medis. Namun sampai saat ini, dirinya belum menerima laporan.

"Ini masih proses, kita sudah mengirimkan petugas puskesmas disekitar kejadian, tapi sampai sekarang belum laporan, nanti klo sudah langsung kita simpulkan dan akan kita laporkan ke bupati bagaimana tindaklanjutnya," katanya.

Disisi lain, Kasi Kesehatan Lingkungan Kesehatan Kerja dan Olahraga DKK Karanganyar, Joko Purnomo mengungkapkan, limbah medis dapat membahayakan bahkan melukai seseoranh bila dibuang sembarangan tanpa pengolahan khusus.

"Itu kan infeksiusnya, bahaya, bisa juga melukai kalo kena orang, jadi memang perlu pengolahan khusus, biasanya sudah kerjasama dengan pihak ke 3", tandasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00