Miris! Pandemi Covid-19 Tren Penyalahgunaan Narkoba Malah Meningkat

KBRN, Surakarta: Tren penyalahgunaan Narkoba pada masa Pandemi Covid 19 cenderung mengalami peningkatan. Hal ini diduga dampak dari ekonomi dan juga kesehatan, mengubah psikis dan perilaku masyarakat. 

Kepala Badan Narkotika Nasional  Provinsi BNNP Jawa Tengah Benny Gunawan mengakui, tren kasus narkoba itu malah meningkat dari biasanya. Pihaknya mencatat pada Januari sampai bulan September lalu sudah terjadi lebih dari 40 kasus yang di tangani BNNP Jateng. 

"Padahal selama 2019 lalu hanya terjadi 50 kasus dalam satu tahun. Kami yakin masih akan terjadi peningkatan kasus, karena masih ada tiga bulan," bebernya disela meresmikan kantor BNNK Surakarta di Penumping Laweyan, Jumat (16/10/2020).

Menurutnya, faktor kenaikan ini salah satunya dipicu dampak keterkaitan ekonomi dan kesehatan. Benny menyebutkan banyak masyarakat yang stres akibat yang kehilangan pekerjaan, dan kehilangan job.

“Kalau stres pergaulan salah kan larinya ke Narkoba. Sementara ini para pengedar sindikat momen seperti ini menggiurkan. Dia mensuplai barang itu pada yang sttres tadi, jadi ekonomi dan kesehatan saling ketergantungan. Makanya ini yang perlu kita perangi,” jelasnya.

Benny Gunawan menyebut penyalahgunaan Narkoba di Kota Solo sangat memprihatinkan. Tanpa menyebut jumlah kasus secara rinci, Surakarta ini menjadi yang terbanyak di Soloraya. 

Pihaknya mendukung langkah-langkah Pemkot Surakarta dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Salahsatunya melengkapi Klinik Pratama Rehabilitasi Ngudi Waras di kantor BNNK Solo yang baru di Kelurahan Penumping. "Kami akan mendukung pencanangan kampung siaga Narkoba di masing-masing kecamatan."

Sementara itu Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo langsung meminta seluruh camat membuat gerakan Jogo Narkoba di setiap wilayah untuk menekan penyalahgunaan narkoba. Rudy sapaan akrabnya menginginkan adanya kantor BNNK ini bisa menurunkan penyalahgunaan narkoba di Kota Bengawan.

"Target kita turun dari juara satu jadi juara berapa gitu. Saya malulah sebagai warga Solo, Solo Kota Budaya tapi budaya konsumsi narkoba gak bener lah. Kita akan bersama camat untuk deklarasikan Jogo Narkoba,” jelasnya.

Walikota juga meminta BNNK dengan kantor dan pelayanan yang baru ini dapat meningkatkan pencegahan dengan gencar memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Kemudian memberikan pembelajaran langsung kepada warga untuk memberantas narkoba.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00