Perkosa Tiga Gadis, Pemuda Sragen Ini Bak Predator Seksual

KBRN,Surakarta: Tiga gadis dibawah umur menjadi korban kejahatan predator seksual. Modus pelaku dengan menakut-nakuti korban foto-fotonya akan diviralkan di media sosial, jika pelaku tidak menuruti kemauannya. Pelaku kemudian memperdaya dan memperkosa korban-korbannya yang usianya kisaran 15 tahun.

Saat rilis perkara di Mapolres Sragen, Rabu (23/9/2020) Kapolres AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengatakan, predator seksual itu diketahui bernama Indrawan (20), warga Dukuh Kalidoro, Kedawung, Mondokan, Sragen. Modus foto-foto yang akan diviralkan itu hanya akal-akalan pelaku untuk menjerat korbannya.

“Tersangka yang mengaku bernama Pandawa Lima itu kemudian menjemput korban dan dibawa ke Kuburan Cina di daerah Katelan, Tangen. Di situ korban diancam dan kemudian terjadilah aksi persetubuhan,” beber Kapolres.

Pemuda yang berprofesi sebagai buruh bangunan itu dibekuk usai melakukan aksinya kepada korban terakhirnya, HUL (15) siswi SMP asal Kecamatan Tanon pada 14 September lalu. Kapolres mengatakan tersangka sebelumnya mengenal korbannya lewat jejaring sosial facebook dan berlanjut ke Whatsapp (WA).

Dari perkenalan itu, tersangka selanjutnya melancarkan rayuan untuk mengajak ketemu. Dengan dalih menyimpan foto korban dan menakut-nakuti akan disebar dan diviralkan, korban yang ketakutan akhirnya menuruti kemauan tersangka. “Korban diancam akan dibunuh jika tak mau menuruti kemauan tersangka,” papar Kapolres.

Selesai melampiaskan hasratnya, tersangka kemudian mengantar korban pulang ke rumah. Korban yang merasa sudah dinodai, akhirnya tak tahan dan menceritakan apa yang menimpanya kepada kakaknya. Hingga kemudian kasus itu dilaporkan ke Polres Sragen. “Tersangka melalukan aksinya siang hari pukul 14.00 WIB.”

Tak cukup memperdaya korban, tersangka juga membawa kabur HP milik korban. Dari hasil pengembangan, ternyata korbannya lebih dari satu orang, rata-rata berusia 15 sampai 16 tahun. Tersangka sudah diamankan di Mapores Sragen berikut barang bukti. Di antaranya pakaian korban dan tersangka yang dikenakan saat kejadian, HP dan barang lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00