Sepekan Gencar Razia Kenalpot Brong, Polres Amankan 110 Kendaraan Bermotor

KBRN, Karanganyar: Sebanyak 110 kendaraan pengguna knalpot brong berhasil diamankan Polres Karanganyar. Ratusan kendaran tidak standart itu, diamankan dari hasil penindakan pelanggaran lalulintas di wilayah hukum Polres Karanganyar selama 1 pekan terakhir.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi dalam Konferenss pers di Mapolres Karanganyar, Kamis (17/9/20), menjelaskan, Penertipan kendaraan tersebut, menindaklanjuti banyaknya aduan masyarakat yang merasa terganggu dengan suara knalpot brong.

"Ini hasil Penindakan terhadap pelanggaran knalpot brong di wilayah hukum Karanganyar selama satu pekan. jadi banyak info aduan masyarakat yang terganggu karena suara bising kendaraan bermotor yang melintas di kab karanganyar. kemarin lokasi penindakan tersebar dari Colomadu, Tasikmadu, Bejen, hingga Tawangmangu," jelas Kapolres.

Dikatakan Kapolres, selain menggunakan knalpot brong, banyak kendaraan yang diamankan tidak sesuai dengan standart laik jalan, seperti tidak menggunakan lampu dan plat nomer, tidak dipasang spion, serta tidak dilengkapi surat lengkap kendaraan. Bahkan dari 110 barang bukti, 16 diantaranya masuk kategori kendaraan bodong.

"Kebanyakan kendaraan motor roda dua tidak dilengkapi syarat laik jalan. contohnya spion lampu sign, suara knalpot modif melebihi ambang batas suara," bebernya.

Kapolres menambahkan, untuk sementara kendaaraan diamankan di mapolres karanganyar hingga menunggu proses persidangan. Namun nantinya, dalam proses pengambilan, pemilik wajib melengkapi kendaraan sesuai standart laik jalan.

"Kita amankan dulu di mapolres, kami tunggu sampai sidang di Pengadilan Negeri, setelah itu sebelum ambil, kendaraan wajib dilengkapi dulu, knalpot, sign dan diganti knalpot. klo tidak diganti gak boleh diambil," jelasnya.

Lebih lanjut, AKBP Leganek menambahkan, selama proses penindakan rata-rata para pengguna kendaraan tidak laik jalan tersebut mayoritas usia produktif yakni umur 15 sampai 35 tahun. Namun juga terdapat pelanggar yang berada di bawah umur.

"Pelanggaran mayoritas 15 sampai 35 tahun usia produktif. ada yang masih dibawah umur 2-3 orang. paling banyak 35 tahun," katanya.

Ditambahkan Kapolres, untuk penindakan pelanggar di bawah umur, pihaknya telah memiliki program pelatihan khusus pengemudi pemula untuk melatih para pengendara agar paham dan tahu aturan lalulintas sesuai undang-undang, salah satunya memahami tingkat kebisingan knalpot.

"Kalau nanti untuk itu pengemudi pemula, dari satlantas miliki program pelatihan pengemudia pemula. dilatih agar paham dan tahu aturan lalin yang benar," ungkapnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Maulana Oza mengungkapkan penertiban secara berkala di titik lokasi keramaian akan dilakukan satlantas Polres Karanganyar guna menekan angka pelanggaran lalulintas.

"Yang jelas, kita akan rutin melakukan razia, khususnya kenalpot brong, karena kebanyakan masyarakat mengeluh masalah itu, nanti sasarannya di titik-titik keramaian," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00