Pelaku Penyerangan Habib Umar Solo Diancam 9 Tahun, Berkas Dilimpahkan Besok

Kapolresta Surakarta Kombespol Ade Safri Simanjuntak saat dikediaman Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Pasar Kliwon Solo. Foto Istimewa

KBRN Surakarta: Polresta Surakarta melakukan penanganan kasus penyerangan acara midodareni di Kediaman Habib Umar Asegaf PasarKliwon Solo dengan cepat. Tak butuh waktu lama, berkas tersangka siap dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Surakarta.

Kapolresta Surakarta Kombespol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, berkas perkara lima tersangka ditargetkan dilimpahkan ke Kejaksaan pada Selasa (18/8/2020). "Insyaallah besok kita kirim ke Kejaksaan untuk diteliti," ungkap Kapolres saat ditemui di Balaikota Surakarta, Senin (17/8/2020).

Menurut Ade Safri, dua dari lima tersangka dijerat pasal 160 KUHP terkait upaya menghasut. Sehingga terjadi tindak kekerasan sebagaimana pasal 170 KUHP. Sedangkan tiga lainnya dikenakan pasal 170 KUHP, yakni kekerasan bersama sama terhadap orang maupun barang. 

"Ancaman hukuman terkait kasus itu ada yang enam tahun dan sembilan tahun penjara," tandasnya.

Sebelumnya kepolisian menangkap, tujuh orang terkait kasus penyerangan saat acara midodareni di Kampung Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon Solo. Sebanyak 35 saksi telah dimintai keterangan. Mereka dari masyarakat yang melihat, mendengar terkait peristiwa itu.  Peristiwa penyerangan berlangsung Sabtu (8/8/2020) malam sekitar pukul 17.45 WIB. Salah satu kelompok massa mendatangi rumah seorang warga yang tengah menggelar acara midodareni.

Mereka mempertanyakan kegiatan yang ada di dalam rumah. Polisi yang datang ke lokasi berupaya mencegah terjadinya keributan. Ada tiga orang yang dilarikan ke rumah sakit akibat kejadian itu.

Sementara itu Pemuda Ansor dan Banser Solo juga memberikan dukungan kepada Polri agar mengusut tuntas Intoleransi di Solo. Ketua Ansor Solo Arif Syaifudin menyampaikan intoleransi dan main hakim sendiri merusak citra Solo.

"Kami berharap Kepolisian melakukan langkah langkah hukum bagi para pelaku main hakim sendiri ini," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00