HUT RI ke-75, Seorang Warga Negara Nigeria di Rutan klas I A Surakarta Dapatkan Remisi

KBRN Surakarta : Sebanyak 160 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 A Surakarta mendapatkan pengurangan hukuman atau Remisi pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-75 tahun ini. Penyerahan Surat Keputusan SK Remisi di Rutan Klas 1 A Surakarta  berlangsung khidmad dengan mematuhi protokol kesehatan, Senin (17/08/2020).  

Penerima SK Remisi WNA asal Nigeria Koko, saat dijumpai RRI (Senin 17/8/2020) di Rutan setempat, mengaku  senang menerima remisi dan berjanji tidak akan mencuri lagi.

“ Bebas, aku mau kerja, aku janji nggak melakukan kesalahan lagi, nggak maling, aku mau tinggal di Indonesia, aku suka Indonesia”, ungkapnya.  

Koko yang menghuni Rutan atas kasus pencurian Handphone  ini menyatakan , dirinya telah berada di Indonesia 2 tahun berpindah pindah dari Jakarta, ke Surabaya dan  Solo, dan saat  telah berada  7 bulan di Solo melakukan tindak pencurian Handphone di sebuah counter, hingga akhirnya harus berurusan dengan hukum dan telah menjalani hukuman penjara 1 tahun di Rutan Solo. Sedangkan Putusan Pidana penjara 1,5 tahun, tinggal 6 bulan namun menerima remisi.

Koko yang mengaku suka keramahan orang Indonesia terutama di dalam Rutan diperlakukan baik, bahkan petugas juga mengajarinya berbahasa Indonesia.

 “Aku masuk disini  semua baik sama aku, aku selama disini (Rutan) diajari bahasa Indonesia sama Petugas disini”, ungkapnya.

Kepala Rutan Klas Satu Surakarta Urip Dharma Yoga mengatakan, dari 160 orang tersebut, 159 Napi merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan seorang Narapidana Warga Negara Asing (WNA) asal Negara Nigeria. 

Ditambahkan, ke-160 warga binaan yang mendapatkan remisi terdiri dari Napi  kasus pidana umum 134 orang dan pidana khusus 26 orang terdiri kasus narkoba 25 orang dan seorang Napi kasus Tindak Pidana Korupsi (Desk : Dyah Supana).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00