Mantan Pejuang RI Minta Hukuman bagi Pejabat Koruptor Lebih Berat.

KBRN Surakarta : Situasi negara kita saat ini, kurang kondusif, karena  masih banyak  kasus-kasus korupsi maupun pelanggaran hukum yang justru dilakukan kalangan Elit bahkan pejabat penegakan hukum. Seorang mantan Pejuang yang bergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Surakarta Bambang Prayitno Krido Saputro dijumpai  RRI Rabu (12/8/2020)  di Kantor LVRI Solo, menyatakan pihaknya  sangat prihatin dengan kondisi demikian, padahal Negara Indonesia yang telah merdeka  sejak 75 tahun silam.

Untuk itu menurutnya, pada momentum Peringatan Kemerdekaan RI ke-75 tahun ini, diminta generasi muda tidak melupakan sejarah, dan  menghargai Para Pejuang Kemerdekaan yang telah memperjuangkan Negara ini dengan jiwa raga tanpa pamrih, salah satunya membangun Pemerintahan yang bersih, agar Negara menjadi kuat di berbagai bidang.

Bambang Prayitno mencontohkan kasus Joko chandra yang melibatkan petinggi di negeri ini, pantas jika dikecam , kasus itu harus diusut tuntas dan pelakunya dihukum seberat-beratnya. Dengan tegas, Bambang Prayitno menyatakan, seharusnya hukuman bagi para Elit dengan jabatan tinggi sebagai penegak hukum di beberapa lembaga atau institusi, dan terlibat dalam kasus itu, lebih berat dibanding hukuman umum.

“ Hukuman bagi para Elit dengan jabatan tinggi sebagai Penegak hukum di beberapa lembaga atau institusi, dan terlibat dalam kasus itu, lebih berat dibanding hukuman umum, ya karena mereka paham aturan atau hukum, tetapi justru dilanggar, disebabkan factor uang, yang akhirnya merugikan Negara dan menyusahkan rakyat,” tegasnya.

Pejuang Serma Bahari Bambang Prayitno Krido Saputro yang berusia 80 tahun,  merupakan salah satu Pengurus LVRI Surakarta. Warga Jajar Solo ini  pensiunan TNI Angkatan laut. Berbagai Penghargaan yang diterimanya dari Presiden diantaranya atas andilnya berjuang pada peristiwa Dwikora dan Trikora. (Desk : Dyah Supana)                     

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00