Lindungi Napi Dari Corona, Rutan Solo Tiadakan Jam Besuk

KBRN, Surakarta: Otoritas Rutan Kelas 1 Surakarta meniadakan jam besuk (lock down) untuk warga binaan. Hal ini untuk pencegahan penularan Corona Virus Disease (Covid 19).

Lock down dimulai Rabu 18 Maret sampai 31 Maret 2020. Sehingga tak sedikit warga yang ingin besuk Rabu siang tadi kecele. Sehingga hanya bisa menitipkan makanan kepada para narapidana.

Kepala Seksi Pelayanan dan Tahanan Rutan Klas Satu Surakarta David Sapto Aji Putra mengatakan, sejak senin 16 Maret semua warga binaan baik Napi maupun Tahanan difasilitasi telpon gratis di wartel Rutan. 

"Hal ini untuk memberi-tahukan kepada keluarganya terkait penutupan jam besukan mulai Rabu ini sampai 31 Maret 2020," ungkapnya kepada wartawan.

Namun pengunjung bisa memberikan makanan melalui ruang layanan kunjungan dan Infromasi. Layanan ini dimulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB. Pihak Rutan juga sedang menyiapkan komunikasi dengan video call.

Sementara itu salah satu pembesuk Sarmini 60 tahun mengakui tidak mengetahui jika kunjungan diliburkan. Walaupun dengan muka sedih warga Sumber Solo yang akan membezuk putra bungsunya itu mengatakan menerima kebijakan demi kebaikan semunya. 

"Yang penting mengantarkan makanan untuk anak saya yang terjerat kasus narkoba. Dia dihukum pidana 1 tahun 7 bulan penjara dan baru menjalani 5 bulan," bebernya.

Kemudian pembesuk lainnya Tutik 35 tahun Warga Colomadu Karanganyar mengaku akan membesuk suaminya. Dengan mata berkaca-kaca mengaku sedih tidak bisa bertatap muka. 

"Saya membawakan makanan untuk suami. Sayang tidak bisa ketemu," ungkapnya. 

Suami Tutik juga terjerat kasus narkoba dipidana 7 tahun dan baru menjalani 4 tahun penjara.

Proses pengunjung memberikan atau menitipkan makanan seperti kunjungan biasanya sesuai jadwal besukan. Bagi warga binaan kasus kriminal atau narkoba harus melalui pemeriksaan petugas. ROSY 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00