Miris, Mayat Bayi Dengan Tali Pusar Menempel, Ditemukan Mengapung Di Tepi Sungai Bengawan Solo

KBRN, Karanganyar: Penemuan mayat bayi di tepi sungai bengawan Solo mengegerkan warga Dusun Benowo, desa Ngringo, kecamatan Jaten, Rabu (18/5/22).

Mayat ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tali pusar masih menempel di perut.

Ditemui wartawan dilokasi kejadian, salah satu sukarelawan SAR Amung mengatakan, mayat bayi malang tersebut pertama kali ditemukan pemancing yang tengah melintas di tepi Sungai Bengawan Solo.

"Saat hendak mencari lokasi memancing, mereka terganggu dengan bau bangkai yang menyengat, lalu mencari sumber bau tersebut. Hingga akhirnya menemukan mayat bayi malang mengapung di dekat tumpukan sampah tepi sungai," jelasnya.

Amung mengatakan, mayat bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 13.00. warga setempat yang sempat gempar akibat penemuan itu langsung melapor ke pihak kepolisian.

"Evakuasi dilakukan bersama dengan relawan lain setelah anggota kepolisian tiba di tempat kejadian perkara," bebernya.

Terpisah, Kapolsek Jateng, AKP Yuni Marsianto membenarkan adanya kejadian penemuan mayat tersebut. Kapolsek mengatakan, dari hasil pemeriksaan, diketahui jenasah bayi malang tersebut berjenis kelamin perempuan.

"Benar, bahwa ada kejadian tersebut, jadi diduga jenasah korban hanyut di sungai Bengawan Solo sudah selama 3 hari. untuk kondisi, tali pusar masih menempel. Bisa jadi, jenasah hanyut dari wilayah Solo, Sukoharjo, maupun Wonogiri," paparnya.

Lebih lanjut AKP Marsianto mengungkapkan, pemeriksaan awal jenasah dilakukan di puskesmas Jaten I pasca jenasah berhasil dievakuasi. Kemudian, jenasah dikirim ke rumah sakit Moewardi Solo untuk tindakan lebih lanjut.

"Dari puskesmas ini, jenasah korban dibawa ke rumah sakit Moewardi Solo," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar