Polisi Tangkap Begal Payudara Dari Sragen, Beraksi di Bawah Jembatan Tol

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi (ketiga dari kiri) didampingi Kasatreskrim AKP Lanang Teguh (baju Putih) menggelar Jumpa Pers rilis perkara Begal Payudara di Mapolres Sragen.

KBRN, Sragen: Jajaran Polres Sragen melakukan reaksi cepat setelah menerima aduan dari salah seorang korban berinisial AA terkait aksi pelecehan seksual yang dilakukan seorang pemuda di muka umum. 

Tak butuh waktu lama, Polisi langsung meringkus FP 25 tahun warga Kampung Manggis, Kelurahan Sragen Wetan, Kabupaten Sragen, di rumahnya tanpa melakukan perlawanan.

Setelah menjalani pemeriksaan FP ditetapkan sebagai tersangka pelecehan seksual (begal payudara). Pemuda yang dari identitasnya berstatus mahasiswa itu kini meringkuk di Sel Tahanan Mapolres dan terancam hukuman 9 tahun penjara.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dalam rilis perkara di Mapolres mengatakan FP sudah ditetapkan sebagai tersangka dari aksinya terhadap dua korban. 

"Korban pertama AA yang masih di bawah umur mendapat perlakukan pelecehan seksual oleh pelaku FSC di depan SPBU Bantar, Pelemgadung, Karangmalang, Sragen, pada hari Minggu sekira pukul 13.00. Korban kedua menimpa ibu rumah tangga berinisial MH yang lokasi kejadiannya di bawah jembatan tol Desa Sidoarjo, pada Minggu pukul 23.00 WIB," jelas Kapolres AKBP Yuswanto Ardi, Kamis (27/1/2022).

Polisi menjerat tersangka dengan pasal yang disangkakan melakukan perbuatan yang merusak kesopanan di muka umum.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 289 KUHP atau pasal 281 KUHP. Untuk dugaan pasal tersebut saat ini penetapan tersangka sudah kita laksanakan. Ancaman hukumannya pidana penjara maksimal 9 tahun,” papar Kapolres.

Dari kejadian ini, Kapolres mengimbau ibu-ibu dan kaum perempuan untuk berhati-hati saat berjalan kaki sendirian. Selain itu, mengenakan pakaian sopan yang tidak mengundang nafsu bejat seperti yang dilakukan tersangka FP.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Lanang Teguh Pambudi menambahkan penangkapan dilakukan atas perintah Kapolres yang langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan tim lapangan dibantu Polsek. Kasat menyebut dari hasil penyelidikan, tersangka mengakui melakukan aksinya secara spontan tanpa ada target khusus.

“Kami segera klarifikasi ke korban yang viral di media sosial. Kemudian kita dapatkan ciri-ciri yang beredar di masyarakat adalah pelaku sesuai alamat tersebut dan dilakukan penangkapan didampingi orang tuanya. Dan kita ambil keterangan, sidik dan penetapan tersangka,” katanya.

Dijelaskan, bahwa sasaran pelaku sepintas saja, saat mengendarai sepeda motor tiba-tiba melakukan itu. Pelaku menyusul pemotor pada saat jalan sepi dipepet lalu meraba area intim perempuan. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar