Bea Cukai Surakarta Musnahkan Ribuan Barang Ilelag Hasil Penindakan, Senilai Rp1,885 Miliar

KBRN Sukoharjo : Bea Cukai Surakarta memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) di halaman Kantor Setda Pemkab Sukoharjo.

BMN yang dimusnahkan itu terdiri dari rokok dan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) atau miras yang tidak memenuhi peraturan perundangan di bidang cukai.

Selain itu juga terdapat barang impor dari Kantor Pos Lalu Bea Solo yang melanggar ketentuan larangan dan pembatasan (lartas).

Pelaksanaan kegiatan pemusnahan tersebut terlaksana berkat kerja sama Bea Cukai Surakarta dengan Pemkab Sukoharjo. Pemusnahan tersebut dihadiri Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dan pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kepala Kantor Bea dan Cukai Surakarta, Budi Santoso, menyampaikan barang yang dimusnahkan merupakan hasil tegahan yang dilakukan selama periode tahun 2020 hingga 2021 sebanyak 628 kali penegahan.

“ Barang-barang yang dimusnahkan terdiri dari rokok dan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) atau miras yang tidak memenuhi peraturan perundangan di bidang cukai, serta barang impor melalui Kantor Pos Lalu Bea Solo pemusnahan BMN tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan izin dari Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surakarta selaku pengelola BMN,” ujar Budi.

Kepala Bea Cukai Surakarta itu juga mengatakan, pemusnahan tersebut juga tidak lepas dari hasil sinergi antara Bea Cukai Surakarta dengan Satpol PP, Kejaksaan, Polri, TNI, dan para aparat penegak hukum lainnya dalam melakukan penindakan.

“Khusus untuk Barang Kena Cukai (BKC) ilegal berupa rokok, nilai total mencapai Rp1,847 miliar dengan total potensi kerugian negara sekitar Rp1,214 miliar. Sedangkan untuk barang impor yang tidak dipenuhi ketentuan lartasnya, total perkiraan nilai barangnya sebesar Rp37,8 juta,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyampaikan bahwa sejumlah rokok ilegal yang dimusnahkan adalah hasil sinergi antara Satpol PP Sukoharjo dengan Kantor Bea Cukai Surakarta dalam operasi “Gempur Rokok Ilegal”.

Hal itu menunjukkan sudah terjalin sinergi dan kerjasama yang baik antara Satpol PP dengan Bea Cukai.

“ Kami berharap  mendatang dapat ditingkatkan lagi melalui adanya Unity of Effort diantara seluruh pemangku kepentingan lain yang terkait,” ujar Bupati.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng dan DIY, Muhamad Purwantoro, menambahkan jika tujuan dari kegiatan pemusnahan Barang Kena Cukai ilegal adalah mengamankan penerimaan negara.

“Selain itu, juga mengendalikan konsumsinya, dan menciptakan iklim usaha atau kompetisi usaha Barang Kena Cukai yang sehat,” tandas Muhamad Purwantoro. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar