Penipuan Investasi Bodong di Sukoharjo Terbongkar, Pelaku Wanita Berusia 25 Tahun

KBRN Sukoharjo : Seorang wanita muda berinisial ASR, (25 tahun) warga Dukuh Cangkol Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo berhasil menipu 14 korban.

Caranya, menawarkan investasi dengan keuntungan besar sehingga membuat korban menjadi tertarik.

Hanya saja investasi yang ditawarkan ternyata fiktif alias bodong. Dalam kasus tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp299,7 Juta.

“Kasus investasi bodong itu terungkap setelah 14 korban melapor ke Polres Sukoharjo yang kemudian dilakukan penyelidikan,” demikian disampaikan Waka Polres Sukoharjo, Kompol Teguh Prasetyo, daam pres rilis yang digelar di halaman Mapolres Sukoharjo (Selasa (19/102021).

Lebih lanjut Waka Polres Kompol Teguh Prasetyo juga menjelaskan, penipuan berkedok investasi tersebut berawal ketika pelaku mengunggah di Instagram terkait investasi yang diadakan pelaku.

“Warga yang tertarik kemudian dimasukkan dalam grup Whatsapp (WA) Investasi ASR. Pelaku kemudian menjelaskan tentang investasi tersebut melalui grup WA tersebut,” ujarnya.

Pelaku sendiri menjual slot investasi pada anggota grup dimana setiap slot dijual Rp350 ribu dengan menawarkan keuntungan 43% per delapan hari.

“Tersangka ASR sendiri mengaku jika uang para korban digunakan untuk menutup kerugian yang pernah dia alami,” tukas Teguh.

Selain itu, uang juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Tarjono Sapto Nugroho, menambahkan jika selama ini pelaku tidak memiliki itikad baik untuk mengembalikan uang korban, bahkan pelaku kemudian melarikan diri.

“Tersangka sendiri dijerat dengan Pasal 378 KUH pidana dan atau pasal 372 KUH pidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama empat tahun dan pidana denda paling banyak Rp900 juta,” tandas Kasatreskrim. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00