Mitra Binaan Lapas Tidak Hanya Makan Tidur Tapi Ada Pelatihan Usaha

Lapas Klaten Beri Pelatihan membuat sangkar burung Bagi Warga Binaan
Lapas Klaten Beri Pelatihan ternak lele Bagi Warga Binaan.

KBRN, Klaten : Sejumlah warga binaan di lembaga pemasyarakatan kelas II B Klaten pagi itu tampak terlihat sibuk dengan aktivitas mereka masing-masing. Ada yang membersihkan taman dan membersihkan ruangan di lapas tersebut, meskipun ada pula yang masih berada di jeruji besi. 

Namun di salah satu sudut belakang Lapas Klaten  tampak dua orang  warga binaan sedang sibuk berada di sejumlah kolam ikan.

Mereka adalah Bandi 75 tahun warga Pengging Boyolali dan Sudian 38 tahun  Warga Semarang yang mempraktikkan  budidaya ikan lele.

Ternyata  hasil budidaya lele itu cukup bagus dan sudah laku dijual.

Bandi merasa pelatihan yang ia dapatkan menjadi bekal ketika keluar dari lapas Klaten.

“Membesarkan ikan bisa sampai panen ga ada yang mati,mudah-mudahan, kita sudah pernah ternak," ungkap Bandi kepada RRI Minggu (19/9/2021).

Begitu juga  dengan Sudian yang sudah mendapatkan pelatihan ternak lele itu merasa bersyukur dapat ilmu sebagai bekal ketika nanti sudah keluar. 

Ia juga mengaku untuk merawat lele itu yang rawan ketika saat masih kecil karena cukup rawan penyakit.

“Alhamdulillah dapat bekal dapat ilmu. Seneng dapat bekal besok kalau keluar itu . Kalau kendala  kalau lele itu masih kecil mudah kena jamur,” katanya. 

Kepala Lapas Klaten Ahmad Fauzi mengatakan, pelatihan terhadap warga binaan itu merupakan upaya dari lembaga pemasyarakatan  Lapas Klaten. Harapannya ketika mereka kembali ke masyarakat menjadi orang yang aktif dan produktif. 

“Memang target kita proses pemasyarakatan kita itu jalan. Jadi mereka didalam itu bukan hanya untuk makan tidur. Kita berupaya semaksimal mungkin ada perimbangan jumlah warga binaan dengan jumlah warga yang bekerja. Kita upayakan semuanya bisa bekerja. Inti dari pemasyarakatan itu adalah pembinaan, melatih mereka agar dapat kembali ke masyarakat  bisa menjadi warga masyarakat yang aktif dan produktif,’ jelas Kepala Lapas Klaten Ahmad Fauzi kepada RRI.

Dikatakan pelatihan ternak lele untuk warga binaan  itu sudah berjalan dua bulan terakhir. Hasilnya sudah beberapa kali dipanen dan dijual. Selain ternak lele kegiatan ketrampilan untuk mereka cukup banyak seperti halnya pertanian, ternak itik, pertukangan, sablon, serta kerajinan seperti pembuatan sangkar burung. 

Ditambahkan pelatihan ternak lele, ternak itik, perkebunan dan pertanian  memanfaatkan lahan kosong yang ada di dalam komplek Lapas.

"Sebelumnya hanya tempat kosong dan tidak terawat," pungkasnya. (Adam Sutanto /WW)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00