Bea Cuka Surakarta Tangkap Ribuan Botol Miras Ilegal.

KBRN Surakarta : Petugas Bea Cukai Surakarta bekerja sama dengan Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY, berhasil menangkap salah satu jaringan pembuatan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) atau miras yang dilekati pita cukai palsu.

Penindakan ini terjadi di Dukuh Puluhkadang, Mojolegi, Teras, Boyolali pada hari Kamis (09/09/2021) sekitar pukul 14.30 WIB,.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah sejumlah 1.886 (seribu delapan ratus delapan puluh enam) botol yang telah dikemas dan siap dijual secara eceran.

Dalam kejadian ini, pelaku yang berhasil diamankan adalah berinisial Ma yakni sebagai pemilik barang tersebut.

“Penindakan ini berangkat dari informasi yang didapat dari masyarakat, yang melaporkan adanya indikasi penjualan miras ilegal di daerahnya, Kemudian unit penindakan dari Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY bersama dengan Bea Cukai Surakarta melakukan pengumpulan informasi yang mendalam selama 2 minggu”, ujar Hari Prijandono, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Surakarta seperti dalam rilis yang dikirimkan ke RRI, Rabu (15/09/2021).

Setelah mendapat informasi yang akurat, kata  Hari tim penindakan menemukan titik lokasi yang merupakan sumber penjualan miras ilegal.

“Pada hari Kamis itulah, petugas Bea Cukai mendatangi sebuah bangunan berupa rumah indekos di daerah Boyolali, dan kemudian meminta izin pemilik untuk melakukan pemeriksaan barang di dalam mobil box dan juga di dalam sebuah bangunan, didampingi oleh Ketua RT selaku aparat setempat,” ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan 4 kamar yang dipergunakan oleh pemilik barang. Kamar pertama dipergunakan untuk kantor berisi kursi, meja, dan lemari display, kamar ke-2 dijadikan sebagai kamar tidur penjaga dan juga kulkas showcase minuman, kamar ke-3 untuk menyimpan miras ilegal yang dilekati pita cukai palsu, sedangkan kamar ke-4 untuk menyimpan miras yang dilekati pita cukai asli.

Petugas melakukan pencacahan secara singkat ditemukan 1.886 botol miras ilegal berbagai merk antara lain : Anggur Merah, Ice Land, Mansion Vodka, Mansion Whisky, Soju, dan juga Ciu. Selain itu, juga ditemukan nota-nota penjualan dan barang-barang lain yang mendukung penjualan miras ilegal.

Kemudian setelah dilakukan penghitungan oleh petugas, miras ilegal tersebut dibawa ke Kantor Bea Cukai Surakarta guna dilakukan pengamanan.

Menurut Hari, dari hasil pemeriksaan awal, diduga Ma merupakan pemilik miras ilegal yang selama ini sudah menimbun barang di gudang miliknya serta melakukan transaksi penjualan ke kafe dan karaoke di sekitar Boyolali.

Saat ini Ma sedang dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dan akan ditingkatkan ke proses penyidikan.

Kepala Kantor Bea Cukai Surakarta, Budi Santoso menambahkan, penindakan tersebut merupakan hasil sinergi DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA DAN CUKAI TIPE MADYA PABEAN B SURAKARTA SIARAN PERS Telp : 0271-719601) WA : 0896 444 50000 bcsolo.pli@gmail.com* dengan kanwil serta didukung oleh instansi penegak hukum terkait.

“ Kami berharap dengan penindakan tersebut dapat menekan peredaran miras ilegal yang tidak hanya merugikan penerimaan negara dari sektor cukai tapi juga bisa membahayakan kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya,” tandasnya.

Sementara itu terhadap hasil penindakan, total kerugian negara atas tidak dibayarkannya pungutan cukai ini mencapai Rp. 82.566.000,- (delapan puluh dua juta lima ratus enam puluh enam ribu rupiah). (Edwi/Ril)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00