Aneh! Pria Ini Rampok Toko Sambil Bawa Golok Tapi Uangnya Dibuang ke Sungai, Polisi: Dendam Pribadi

Polisi mengamankan dua pelaku perampokan

KBRN, Surakarta: Seorang Pria di Kabupaten Sragen Jawa Tengah nekat melakukan perampokan di sebuah pet shop di wilayah Sragen. Tapi aneh, uang hasik rampokan yang nilainya sekitar Rp 2 juta malah dibuang ke sungai.  

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengatakan perampokan dilakukan dua orang, yakni, Erdona Saum (44), dan Rizki Dwitama (18). Keduanya warga Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen. 

Aksi ini dilakukan karena mengaku tersinggung usai ditegur pegawai toko. Tersangka berdalih perampokan itu dilancarkan sebagai bentuk balas dendam kepada pegawai toko yang pernah menegurnya.

"Kasus perampokan ini terjadi 6 April lalu. Kedua tersangka masuk ke pet shop sekitar pukul 18.45 WIB dan mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis golok," jelas Kapolres AKBP Yuswanto Ardi, kemarin.

Kapolres mengatakan, salah satu tersangka mengancam korban yang tengah menunggu toko menggunakan golok. Sementara tersangka lain membekap mulut dan memegangi tangan korban. Setelah korban tak berdaya, tersangka kemudian mengambil uang dari meja kasir.

"Rekannya menyekap pegawai toko, sembari pelaku mengambil paksa uang di kasir dengan jumlah kurang lebih Rp 2 juta. Setelah itu keduanya melarikan diri," sambungnya.

Lanjut Yuswanto Ardi, aksi perampokan dilakukan oleh tersangka karena merasa sakit hati. Tersangka mengaku tersinggung karena ditegur dengan keras oleh pegawai toko, saat hendak membeli pakan kucing di toko tersebut.

"Tersangka berdalih nekat melakukan aksi perampokan tersebut karena dendam," ujarnya..

Sementara itu tersangka Erdona kepada polisi mengaku dendam setelah mendapatkan teguran. Tersangka juga mengaku tidak menggunakan uang hasil rampokannya. Pengakuan tersangka, uang tersebut dibuang olehnya ke sungai.

"Pernah ditegur keras waktu hujan-hujan masuk toko pakai mantol (jas hujan). Saat itu saya akan membeli pakan untuk kucing saya. Uangnya saya buang ke sungai Manding," ujar tersangka.

Polisi akan memeriksa apakah pengakuan tersebut hanya alibi tersangka semata. Polisi menyatakan delik pencurian dan kekerasannya sudah masuk ke Mapolres.

Kedua tersangka saat ini mendekam di tahanan Mapolres Sragen. Keduanya diancam dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman lima tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00