Diduga Tak Kuat Menahan Emosi Usai Cekcok, Seorang Kakek Aniyaya Cucu Hingga Tewas

KRBN, Karanganyar: Tindak pidana penganiyaan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa terjadi di kecamatan Gondangrejo Karanganyar, Senin (12/4/21) pagi. Seorang Kakek 68 tahun berinisial S, tega menganiyaya cucunya HA berusia 17 tahun menggunakan cangkul hingga tewas.

Kapolsek Gondangrejo AKP Rianto mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Mochammad Syafi Maulla membenarkan adanya kejadian penganiyayaan yang dilakukan seorang kakek kepada cucunya hingga meninggal dunia.

"Jadi betul sekali terjadi penganiyayaan berat, yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Kebetulan korban ini cucunya sendiri yang notabenenya memang beberapa kali terjadi permasalahan keluarga," jelasnya.

Dikatakan AKP Riyanto, kejadian penganiyayaan tersebut bermula saat S terlibat cecok dengan HA hingga S mendapat luka lebam pada bagian dahi akibat pukulan kayu dari cucu HA. Kemudian, usai memukul kakeknya, HA yang diketahui remaja putus sekolah itu sempat menuju kamar ibunya.

"Dulu korban ini dulu sekolah di SMK, karena nakal dikeluarkan akhirnya DO. Terus sampai sekarang tidak sekolah, akhirnya tadi pagi terjadi cekcok, si korban mukul kakeknya dengan mundhu, jadi ulekan kayu itu, kemudian setelah mukul mbahe, lari ke kamar ibunya," ungkapnya.

Lalu, lanjut Kapolsek, diduga tak kuat menaham emosi, sang kakek menghampiri HA kedalam kamar sembari membawa cangkul yang kemudian diarahkan ke arah dahi HA hingga mengalami luka terbuka.

"Kemudian, kakeknya, karena emosi ambil pacul trus dipukulke ke dahi korban," bebernya.

Kapolsek menambahkan setelah kejadian tersebut, pihak keluarga sempat membawa HA ke rumah sakit Ngipang Solo, namun sayang nyawanya tak tertolong.

"Akhirnya korban meninggal dibawa ke RSUD Ngipang Solo," jelasnya.

AKP Riyanto menuturkan, akibat korban masih dibawah umur, penanganan kasus dilimpahkan ke Unit  Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) polres Karanganyar untuk penanganan lebih lanjut.

"Atas arahan dari Kasatreskrim, untuk penanganan selanjutnya atas petunjuk pak kasat reskrim, karena korban juga usia 17 tahun, kemudian dalam keluarga, sehingga di tangani unit PPA polres karanganyar," tandasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Ketua RT setempat, Darmadi mengatakan, tidak mengetahui pasti penyebab kejadian tersebut, namun diduga cekcok antara kakek dan cucu tersebut akibat sang cucu HA tidak mendapat uang jajan usai meminta kepada sang kakek.

"Kejadian sekitar jam 8 pagi tadi, tidak tahu pastinya kejadian seperti apa, tidak ada saksi, tadi tau-tau saya di lapori warga, setahu saya juga gitu, minta uang gitu, soalnya saya juga pernah di lapori, korban sering minta uang gitu," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00