FOKUS: #PPKM MIKRO

Momentum Peragawati Kenakan Busana Karya Difabel di Fashion Show YPAC Solo

Peragawati dan Peragawan saat tampil di fashion show Difabel.

KBRN, Surakarta: Berbagai jenis busana dipamerkan dalam peragaan busana di YPAC Solo. Busana ini adalah hasil karya pelatihan menjahit difabel.

Pantauan RRI, Minggu (7/3/2021) peragawan mengenakan kemeja pria dan baju koko. Sementara peragawati mengenakan kebaya, baju pesta, gamis, dan busana lainnya. 

Mereka berlenggak-lenggok memperagakan busana rancangan para disabilitas asuhan dari YPAC Kota Solo. Kegiatan berlangsung dalam penutupan pelatihan jahit bagi Komunitas Self Help Group (SHG) yang di fasilitasi Darul Tauhid (DT) Peduli Solo.

Pelatihan jahit yang diikuti 12 penyandang disabilitas ini berlangsung selama dua bulan. Salah seorang peserta pelatihan jahit, Didit mengaku dari hasil pelatihan merasa puas. Dia bisa menampilkan rancangannya berupa baju koko berhasil menarik perhatian penonton di acara fashion show.

"Sebelumnya saya berprofesi sebagai pengrajin Sutle Cock. Tapi ini usahanya terdampak ditengah Pandemi Covid 19 sepi penjualannya," ungkapnya pada RRI.

Pihaknya menyambut antusias pelatihan, karena mendapat kesempatan kursus menjahit. Apalagi mendapatkan fasilitas dari DT Peduli berupa mesin jahit dan modal. "Ini  akan di kembangkan di rumah," ujarnya.

Dari 12 peserta yang mengikuti Pelatihan menjahit itu berprofesi sebagai pedagang makanan, dan jasa. Hanya dengan tempo 2 bulan mengikuti pelatihan jahit karena metodenya langsung praktek.

Sementara itu satgas Pemberdayaan Darul Tauhid DT Peduli Solo, Windari Kurnia Handayani mengungkapkan, dengan diadakan pelatihan jahit selama dua bulan berhasil dengan memuaskan membuat karya karyanya. Diharapkan bisa memberdayakan seluruh difabel.

"Tidak menggatungkan pada uluran pemerintah dan keluarganya namun harus berkarya sendiri," ucapnya.

DT Peduli tidak hanya memfasilitasi berupa pelatihan memberikan bantuan mesin jahit, permodalan. Akan tetapi juga membantu pemasaran. Para difabel juga bisa jadi fasilitator untuk pasar mereka juga.

"Hasilnya sudah di akui kualitasnya siap di pasarkan karena halus dan rapi jahitannya," ucapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00