Budidaya Anggur Membawa Berkah Manis di Masa Pandemi

Warga budidaya anggur

KBRN, Surakarta :  Puluhan varian anggur yang dibudidayakan warga di daerah Boyolali dan Karanganyar ternyata menjadi berkah . Ditengah pandemi covid-19 penjualan bibit tanaman dan buah anggur dapat menghasilkan keuntungan antara 2 hingga 4 juta per bulan.

Salah seorang petani anggur warga Kismoyoso Ngemplak Boyolali, Putut Riyadi menjelaskan, Bermula dari iseng mencoba menanam anggur dan memilih bibit varian yang cepat berbuah, ternyata memberikan berkah tersendiri. Hanya sekitar 4 bulan sejak ditanamtanaman anggur sudah berbuah, tidak memerlukan pekarangan luas, juga untuk varian impor buahnya lebih lezat dibandingkan anggur lokal.

Awalnya kita kan cuma iseng saja sih, coba coba dulu tahuya anggur itu cuma anggur yang kecut itu atau lokal. Akhirnya kita browsing segala macam itu ternyata anggur itu luar biasa varianya ratusan,” kata Putut Riyadi saat dikonfirmasi RRI di kediamanya, Jumat ( 25/9/2020 )

Berkah yang sama juga dialami petani anggur warga Ngringo Karanganyar Sutantiyo. Selain hobi bercocok tanam, juga karena anaknya menyukai  anggur yang harganya cukup mahal. Sehingga ia  berinisiatif menanam anggur di pekarangan rumahnya.

“ Liat anggur beberapa temen yang pating grandul istilah jawanya kepingin makanya saya itu banyak waktu untuk mencoba lagi untuk mencoba menanam anggur. Selain pengen coba nanam, anak suka makan anggur . Daripada beli kalo tanaman sendiri kan bisa memetik buah sendiri enggak harus beli,”

Varian buah anggur impor yang ditanam Putut dan Sutantiyo diantaranya anggur impor varian Ninel, Jupiter, Trans, Julian, Dikson dan Rizamat asal Ukrania. Menarikknya  pohon anggur hanya diletakkan  di pagar media  bambu yang dipasang memanjang sekitar 12 meter dengan tinggi 1 hingga 3 meter. (Wiwid)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00