SIPA 2020 Tetap Bisa Disaksikan Masyarakat Meski Secara Virtual

Pagelaran SIPA 2020

KBRN,  Surakarta : Festival seni pertunjukan Solo International Performing Art  (SIPA)  digelar secara virtual di gedung teater tertutup Murtidjono Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT)   Solo. Berbeda dengan penyelenggaan tahun-tahun sebelumnya,  karena masih pandemi Covid-19  festival seni pertunjukan yang digelar secara virtual.

Walikota Surakarta Fx Hadi Rudyatmo  berharap pada panitia dapat melaksanakan kegiatan dengan berinovasi, berkreasi, dan menuangkan kreatifitas supaya pertunjukan SIPA  dapat digelar dengan baik.  Karena virtual masyarakat kota Solo dan bahkan masyarakat dunia tetap dapat menyaksikan festival seni bertaraf internasional meski ditengah pandemi corona. 

"Dengan adanya pandemi Covid-19 tatanan hidup manusia merubah menjadi tatanan kehidupan yag baru sehingga SIPA beserta seluruh panitia-nya dapat melaksanakan dalam situasi yang memprihatinkan, namun dengan penuh inovasi-inovasi sehingga Solo International Performing Art terlaksana dengan baik,” kata Rudi saat membuka kegiatan tersebut Kamis (10/9/2020).

Ketua panitia SIPA 2020, Irawati menjelaskan, Pergelaran SIPA tetap berlangsug ditengah pandemi Covid 19, namun dilakukan secara virtual dan tetap menerapkan protokoler kesehatan ketat. Festival seni pertunjukan tersebut bertujuan diantaranya guna memperkenalkan beberapa seniman kondang tingkat Internasional ke masyarakat Kota Solo.

“Memperkenalkan seniman seniman yang sudah terkenal diluar tetapi di Solo sendiri mungkin orang sendiri belum mengenal, seperti mas Eko Supriyanto, Mabak Melati di luar dunia festival seni pertunjukan di negara negara lain beliau itu sudah terkenal. Tetapi orang Solo yang awam tentu saja awam dengan seni pertunjukan belum mengenal beliau,” kata Irawati ketika dikonfirmasi RRI. 

Pertunjukan yang melibatkan artis millenial Dori Harsa sebagai maskot tersebut digelar selama 3 hari dan diikuti 59 delegasi dari 16 negara diantaranya Mexico,Malaysia, Equador dan Singapura. (Wiwid)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00