Bangkitkan Ekonomi dari Covid-19, Kodim Sragen Gelar Lomba Produk Unggulan UMKM

KBRN Sragen: Kodim Sragen menggelar Lomba Komunikasi Sosial kreatif yakni lomba unggulan dari Wilayah Koramil masing-masing. Lomba diselenggarakan di gedung CV. Decking dan Kayu yang berada di Ds. Doyong Kec. Miri. 

Lomba mengikuti oleh 20 Koramil dengan membawa serta UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) unggulan yang berada diwilayahnya untuk dilombakan.

Ada 20 stan makanan dan minuman dari Koramil yang mengikuti lomba dan 2 stan dari CV decking and wood berupa bonsai dan batik. Setiap staf bisa lebih dari 1 produk dan total peserta adalah 70. 

Mereka memperebutkan hadiah berupa piala dan uang pembinaan yaitu Juara mendapat uang pembinaan sebesar Rp. 2.000.000, Juara ll Rp.1.500.000, Juara lll Rp.1.000.000, Juara harapan l Rp.750.000, Juara harapan ll Rp.500.000. 

The juri in lomba is from Dinas Kesehatan, Badan perencanaan pembangunan daerah atau disingkat Bappeda dan Dinas Perindustrian dan perdagangan Sragen.

Kriteria kriteria lomba yang pertama adalah pemasaran atau pemasaran termasuk apakah ada brosur, kartu nama, publikasi melalui radio, jika menggunakan sosmed jenisnya apa followernya berapa yang like berapa? Untuk kriteria kedua adalah kualitas, termasuk kemasan, rasa makanan, handling atau perkakas, tampilan atau hiasan.  

Untuk kriteria yang ketiga apakah produk itu ada slogannya jika ada slogannya harus unik atau kreatif representatif menarik dan dapat diingat alias mudah diingat. Kriteria keempat produk unggulan apakah merupakan ciri khas lokal, ramah lingkungan, memiliki nilai tambah dan daya saing. Kriteria kelima atau terakhir adalah Legalitas, PIRT atau pangan industri rumah tangga atau bukan, standar nasional atau SNI tidak, dan harus halal.

Dandim 0725 / Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno, SIP mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan guna mengangkat produk unggulan UMKM yang bisa lebih berkembang dan dikenal masyarakat. 

"Kami juga mengundang Disperindag, Dinkes dan situs jual beli online terkemuka di Indonesia untuk memberikan sosialisasi,  apabila ada pelaku usaha yang akan mengurus perizinan dan merk dagang langsung bisa ditempat, mengurus PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), mengurus sertifikat halal, dan kami juga menghadirkan situs jual beli online terkemuka di Indonesia apabila ada yang mau daganganya di online kan bisa langsung bekerjasama," jelasnya. 

Dandim berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi pelaku usaha UMKM disaat pandemi covid-19 ini dan tidak hanya kegiatan sambil lalu yang tidak membawa manfaat.

Sementara Tugiyono, SH (Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Sragen) mengatakan, bahwa akan membuat sentral UMKM di Sidoharjo yang membuat alat rumah tangga. Milainya hingga milyaran karena tempatnya dekat dengan exit tol Pungkruk.

Hal ini menjadi nilai tambah dan kita akan membuat UMKM dalam bidang jasa di Kalijambe (bahan kayu) dan akan kita kirim ke Pemerintah Pusat melalui ke Kementrian yang membidangi agar bisa terlaksana dan adanya jaring sosial sangat membantu untuk pemasarannya. 

"Pemerintah pusat akan memberikan dana untuk UMKM 1 bulan Rp. 600.000, - (dana hibah) dan kita akan memberikan ijin kepada UMKM dan semua pelayanan gratis". Papar Tugiyono

Tibalah diakhir Hasil Dewan mengumumkan yang terpilih menjadi juara 1 adalah UMKM dari wilayah Koramil Ngrampal dengan nilai 74, Juara II dari Jenar dengan nilai 68, Juara III dari Karangmalang dengan nilai 64, Juara harapan I dari Kedawung dengan nilai 66 dan Juara harapan II dari Miri dengan Nilai 65.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00