Jalan Angker di Banyuanyar Disulap Warga Jadi Taman Margo Mulyo Indah

KBRN,Surakarta: Pandemi Corona yang tak kunjung usai ternyata menggugah tangan-tangan terampil untuk tetap berkreasi. Ditutupnya tempat wisata, dilockdownnya jalan membuat ide kreatif warga RW 1 Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari Surakarta muncul.

Warga menuangkan ide menjadi taman di kanan-kiri jalan lingkungan sepanjang 150 meter. Kemudian membuat lukisan tiga dimensi (3D) bertema awan dan harimau. Serta membuat mozaik bertema batik di badan jalan yang menjadi arena bermain anak-anak.

Pantauan RRI, Jumat (28/8/2020) Sore, saat sore hari lokasi ini menjadi ramai untuk bermain Forum Anak Banyuanyar. Bahkan warga memanfaatkan jalan di depan MI 1 Banyuanyar Surakarta ini sebagai tempat nyantai atau nongkrong. Tak sedikit lukisan 3D menjadi tempat berfoto.

Menurut Sukamto Ketua RW 1 Banyuanyar, ide membikin Taman Margo Mulyo Indah bermula dari warga yang kelamaan bekerja dari rumah (WFH) selama pandemi Corona. Warganya yang memiliki berbagai keahlian akhirnya menuangkan ide-ide kreatif untuk mengurangi kejenuhan. Semua, menurut Sukamto dikerjakan gotong royong.

"Ini termasuk mengurangi kebosanan anak-anak. Paling dia main game. Jadi biar bermanfaat semua keluarga ada ide yang bagus dan muncul ini bikin taman, supaya besok bisa menginspirasi yang lain. Ini semua dikerjakan waarga sendiri karena warga sini dari tukang batu sampai tukang lukis ada," jelasnya Jumat (28/8/2020).

Prabowo, pelaksana kegiatan mengungkapkan jalan yang dibikin taman dan area bermain ini dulunya sangat angker. Bahkan disebutnya masyarakat sekitar enggan melintas karena jalan itu gelap dan sepi.

"Pada awalnya jalan sini gelap dan sepi. Ini akses ke tempat ibadah dan warga ndak nyaman. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, dan menjadi ramai dan dikunjungi makanya kami mewujudkan suatu taman," beber Prabowo.

Sementara itu Kreator Taman Margo Mulyo Indah Wawan Sukatno mengungkapkan warga mempunyai banyak ide untuk membangun taman ini. Agar memberikan ruang kepada seluruh warga lewat forum PKK dan anak-anak.

"Ini tempat bersatunya anak-anak untuk membikin kreativitas, mengatasi kejenuhan saat pandemi. Banyak rencana indah di sini. Nanti akan kita bikin kegiatan yang bermanfaat," ujarnya.

Keberadaan Taman Margo Mulya ini disukai anak-anak sekitar. Salah satunya Afriskalina Nugrah Pratiwi (17) dari Forum Anak Banyuanyar. Dia mengaku di wilayah Banyuanyar belum ada taman cerdas atau taman-taman bermain. Sehingga taman Margo Mulya ini menjadi satu-satunya ruang terbuka bagi anak-anak untuk tidak pergi ke tempat tempat publik selama pandemi.

"Kita sebagai warga tidak perlu ke mall dengan adanya pandemi ini. Sangat senang sekali, anak-anak bermain masih dalam pengawasan orang tua di lingkungan sendiri jadi aman," ucap pelajar kelas 12 SMKN 7 Solo itu.

Pengurus Karangtaruna Ruji Santosa mengatakan, semua gambar dan taman dikerjakan oleh warga. Karena desain yang dibikin ini tidak rumit serta mudah dikerjakan anak-anak sekalipun. Jika seluruh gambar 3D sudah selesai akan menjadi ruang foto yang menarik.

"Desainya kan 3D awan 3D macan belum selesai ini. itu ada nuansa batik gitu," ungkap mahasiswa jurusan senirupa itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00