Raih Juara 1 Lomba Anak Bercerita, Ashailah Wiyan SIP Wakili RRI Surakarta Menuju Tingkat Nasional

KBRN Surakarta: Siswa SD TQ Al Mujahiddin Surakarta Ashailah Wiyan SIP berhasil meraih Juara 1 Lomba Anak Bercerita dengan Harapan RRI Surakarta. Atas keberhasilannya tersebut Ashailah Wiyan SIP berhak mewakili RRI Surakarta menuju lomba Anak Bercerita Dengan Harapan tingkat nasional.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri Ashailah berhasil meraih penilain tertinggi dibanding dengan peserta 10 besar lainnya dengan angka 986.

Salah satu dewan juri Imam Sutarjo kepada RRI menjelaskan secara keseluruhan, dari peserta 10 besar memiliki hasil karya yang cukup bagus, hanya saja terdapat kekurangan seperti bentuk cerita yang monoton, hanya terdapat 1 tokoh dalam cerita dan iringan suara yang mengganggu.

"Semua karya peserta 10 besar sebenarnya memenuhi 4 unsur penilaian, hanya kebanyakan itu punya kekurangan, seperti ceritanya bagus tapi monoton karena tokohnya hanya satu, penghayatannya kurang, dan audionya pengiring kadang terlalu besar hingga mengganggu isi cerita," jelasnya kepada RRI, Sabtu (22/8/20).

Namun, Lanjut Imam, setelah melalui diskusi dewan juri, Ashailah berhasil meraih nilai tertinggi, dengen pertimbangan, hasil karya yang kreatif, banyak tokoh yang dituangkan dalam cerita, dan penghayatan dalam penyampaian.

"Hasil karya juara satu ini, cukup kreatif, dia memasukkan banyak tokoh dalam karyanya, jadi ceritanya mengalir dan lebih hidup, hanya memang dalam segi audionya kurang bagus," ungkapnya

Sementara itu, orang tua Ashailah Wiyan Sip, Haryanto kepada RRI mengatakan cerita yang dituangkan dalam hasil karya putrinya hanya mengambil dari kegiatan sehari-hari di rumah  dengan menyesuaikan tema merdeka dari covid 19.

"Cerita dari anak saya itu hanya mengambil dari kehidupan sehari-hari saja, dan kebetulan tema yang diambil merdeka dari covid 19, jadi kita sesuaikan saja," bebernya.

Haryanto mengungkapkan, selama pembuatan cerita lomba, sang putri tidak memiliki persiapan khusus, bahkan proses pembuatan naskah cerita dibuat mandiri bersama sang adik dengan waktu 3 hari sebelum tanggal akhir penutupan pendaftaran.

"Tidak ada persiapan khusus, karena kita tau ada lomba 3 hari sebelum hari terakhir dan diberi tahu gurunya, langsung anak saya membuat naskah bersama adiknya dan selama proses pembuatan dibantu ibu, saya, dan om nya," bebernya.

Haryanto mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh anaknya. ia pun segera mempersiapkan sang anak untuk kembali berlatih dalam segi penghayatan cerita setelah meraih juara 1, agar bisa memberikan yang terbaik untuk RRI Surakarta dalam lomba tingkat nasional.

"Saya bersyukur ya, alhamdulilah anak saya bisa juara satu, tentu karena masuk tingkat nasional, anak saya persiapkan lagi untuk berlatih biar bisa memberikan yang terbaik," ungkapnya.

Adapun juara 2 lomba anak bercerita dengan harapan RRI Surakarta diraih oleh Rehan Anindita perwakilan SD Negeri 1 Karanganyar dengan nilai 982, dan juara 3 jatuh pada Ruth Easter Aji Wijaya Perwakilan SD Banyuagung dengan nilai 980.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00