Susilah Ingin Kembali Sujud di Depan Makam Rasullullah

Susilah (60) warga Jebres saat melakukan rangkaian ibadah haji 2018 lalu.

KBRN, Surakarta: Susilah 60 tahun warga Jebres, Solo akhirnya bisa datang ke Baitullah di Tanah suci Arab Saudi tahun 2018 lalu. Banyak hal atau pengalaman spiritual yang sangat mustahil dilaluinya. 

Dia mengakui, diusia yang tak lagi muda, suatu berkah yang harus di syukuri bisa menjalankan ibadah haji. Wanita berputra tiga itu menceritakan berkunjung ke Baitullah di Masjidil Haram beribadah dan berdoa di Raudhah Masjid Nabawai, ke Arofah dan Mina sebagai rangkaian Ibadah haji. 

"Awalnya saya mengantarkan kakak yang akan berangkat haji ke asrama haji Donohudan. Dalam perjalanan pulang merenung pingin supaya bisa menginjakkan kakinya ke tanah Suci seperti dia," ungkap Susilah kepada RRI, Rabu (12/8/2020).

Keinginannya untuk beribadah haji mendorongnya untuk terus menabung mengumpulkan pundi-pundi rupiah sedikit demi sedikit. Selain itu dibantu oleh ketiga anaknya. Sehingga bisa mendaftarkan haji tahun 2011 dan dapat terlaksana tahun 2018 lalu.

Dia mengaku sudah ditinggal suaminya menghadap sang khalik sejak usia muda. Susilah mengisahkan sambil menangis mengingat perjalanan pengalaman spiritual selama di tanah suci. 

"Saya masih merasakan haru karena seperti bermimpi bisa menginjakkan kaki ke tanah suci. Ini sebagai pengalaman yang hingga saat ini tidak bisa saya lupakan," bebernya.

Susilah mengaku bisa berdoa di dekat makam Rasullullah yang saat itu mustahil bisa dilakukan. Karena sulit dan krodit  saat musim haji. "Tapi ini atas izin Allah bisa dengan mudah," ujarnya.

Susi merasa bersyukur karena selama berhaji di tanah suci  dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dan rukun, wajib maupun sunah haji, secara lancar dan sehat. Dia selalu berdoa untuk almarhum suaminya juga tak luput berdoa agar ketiga anaknya dapat menjadi tamu Allah.

"Saya selalu berdoa dan tetap semangat untuk terus menabung mengumpulkan uang karena ingin kembali ke tanah suci menjalankan ibadah Umroh." Desk Mulato

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00