Dokter RSDM Inovasi Baju Hazmat Dilengkapi Kipas Angin

APD baju hazmat buatan dokter RSDM Solo ini dilengkapi pendingin udara.
Inovasi APD baju hazmat ini selain dilengkapi pendingin udara juga pemakai bisa minum.

KBRN,Surakarta: Inovasi Alat Pelindung Diri (APD) bernama SUNS telah berhasil diciptakan Dokter Darmawan Ismail ahli bedah Toraks Kardiovaskular RSUD dr Moewardi (RSDM) Surakarta.  APD aplikatif  berupa baju hazmat tersebut berupa helm yang menempel di baju anti air.

Di dalamnya terdapat kipas sirkulasi udara dengan bantuan baterai isi ulang,” ungkap Darmawan Ismail, kepada wartawan usai Jumpa Pers di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Kamis (16/7/2020).

Darmawan Ismail mengklaim, alat ini mampu terhindar virus hingga 100 persen. Selain aman, penggunaannya mudah, nyaman, dan dijual dengan harga murah. Lebih lanjut Darmawan Ismail menjelaskan, APD dapat dicuci dan digunakan hingga 10 kali pemakaian.

“Asalkan hati-hati, nyaman, aman tidak grusa-grusu bisa 10 kali pemakaian. Bahkan bisa lebih,” ujar Darmawan.

Mengapresiasi APD temuan Darmawan Ismail, Dekan Fakultas Kedokteran UNS, dokter Reviono Sp Paru mengaku, sangat terbantu adanya SUNS APD. Sebab dengan SUNS APD, selama bekerja merasa nyaman, dan pandangan lebih leluasa.

“Lebih nyaman,  karena nyaman ini bagi kami yang berada di ruang isolasi membutuhkan suasana nyaman  saat bekerja lebih santai. Selama ini agak repot dengan APD lainnya,” ujarnya.

Kelebihan lain, memakai  SUNS APD masih dapat minum dan tidak sulit bernafas. Karena memiliki sistem sirkulasi udara. APD yang aplikatif berteknologi tinggi dibandrol Rp 1,2 juta. Agung TN/Mulato

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00