Loka POM Solo Bersihkan Pasar Dari Produk Kosmetik Ilegal

KBRN Surakarta: Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kota Solo menyita 4.058 item produk kosmetik tanpa izin edar. Penyitaan dilakukan dalam aksi penertiban atau pembersihan pasar dari kosmetik ilegal dan atau mengandung bahan berbahaya.

Kepala Loka POM Kota Surakarta Muhammad Fajar Arifin dalam siaran pers di Kantornya mengatakan dari 4.058 item produk osmetik tanpa izin edar dan kadaluwarsa itu senilai Rp 65. 143.166.

Dia menjelaskan produk-produk tersebut diamankan dari sarana distribusi kosmetik meliputi toko kosmetik, salon kecantikan, toko online yang ada di wilayah Surakarta. Seperti Solo, Sragen, Sukoharjo,dan Karanganyar.

“Produk kosmetik tanpa izin edar ini yang diamankan itu seperti contoh Selba met sempat beredar dengan nomor izin impor. Tetapi yang kami amankan kali ini ada yang membawa tentengan dari luar negeri mestinya di gunakan untuk pribadi. Salahnya bawa tentengan tetapi di edarkan dan di jual ini tidak boleh sehingga kami amankan,” beber Fajar, Kamis (11/8/2022).

Dalam kesempatan yang sama Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda Rina Rahayu mengatakan, terhadap pemiliknya dilakukan pembinaan agar tidak menerima atau menjual produk produk tidak memenuhi ketentuan.  Antara lain tanpa izin edar, kadaluwarsa dan rusak.

Ia mengatakan sebagai tindak lanjut terhadap produk kosmetik yang diketemukan tanpa izin edar itu adalah diturunkan dari display dan di musnahkan seluruhnya.

“Jadi nanti kosmetik itu dikeluarkan dari kemasannya, dikeluarkan isinya ditampung dalam wadah di tambahkan air, oli, tanah dan di aduk aduk lalu di kubur di tanah," ungkapnya.

Pelaksanaan aksi penertiban pasar dari kosmetik ilegal dan atau mengandung bahan berbahaya turut melibatkan lintas sektor dari akademisi, pelaku usaha, komonitas atau tokoh masyarakat, lintas sektor pemda dan media. 

Selain itu pemberian edukasi melalui kegiatan komonuikasi informasi dan edukasi kepada masyarakat menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih produk kosmetik yang aman. Seperti selalu cek kemasan, cek label, cek izin edar, kadaluwarsa, cek klik ketika akan membeli. Fatimah

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar