FOKUS: #G20

Kompak teriak "We Want More!", Penonton Dream Theater di Solo Tak Ingin Konser Usai

Konser Dream Theater

KBRN Surakarta: Konser Dream Theater yang digelar di Parking area A dan B Stadion Manahan akhirnya usai di jam 22.00 WIB. Teriakan para penonton serempak riuh meneriakkan "we want more...we want more..." yang artinya mereka tak ingin konser ini usai.

Grup musik asal Amerika Serikat ini membawakan 9 lagu dengan durasi yang panjang khas Dream Theater, yaitu "Alien", "Awaken the Master", "Bridges in the Sky", "Endless Sacrifice", "Invisible Monster", "About to Crash", "The Ministry of Lost Souls", "A View From the Top of the World", dan "The Count of Tuscany". 

Pantauan RRI, penonton sangat tertib selama menikmati permainan musik Dream Theater "Top of the World Tour" Rabu malam ini (10/08/2022). Hanya saja, di tengah konser sempat ada insiden gate festival A yang membatasi antara festival A dan B roboh. Diduga karena terdorong oleh penonton saat big screen mati. Belum diketahui mengapa big screen mati, namun, kejadian ini tidak mengganggu jalannya konser.

Ketika para personel mulai keluar panggung dengan lambaian tangan ke penonton dan lighting konser mulai di padamkan, berangsur-angsur para penonton keluar dari venue dengan tertib.

Tidak ada desak-desakan, bahkan banyak penonton yang tetap bertahan di sisi-sisi venue untuk menikmati kuliner khas Kota Solo. Tahu petis, sego liwet, sate kere dan masih banyak kuliner lainnya yang ramai dikunjungi oleh para penonton. Lokasinya yang ada di dalam area venue, membuat penonton memungkinkan juga untuk menjajal kuliner khas Kota Solo tersebut selama pagelaran tengah berlangsung.

Ketika konser usai, para penonton yang berjalan keluar area stadion Manahan menuju Plaza Manahan juga tertib dan tidak terlihat tergesa. Banyak diantara penonton yang masih hunting berbagai merchandise yang ditawarkan oleh pedagang dari berbagai Kota yang tersebar di area dalam ataupun Plaza Manahan.

"XXL ada gak?" ucap salah satu pengunjung dengan logat Bahasa Indonesia khas Jakarta bertanya pada pedagang kaos bertuliskan "Dream Theater". 

"XXL masih ada," jawab pedagang yang menggelar dagangannya secara lesehan di atas lambaran kain. Pedagang ini juga logatnya bukan berasal dari Kota Solo.

Penjual lainnya juga terdengar sedang men-sale dagangannya untuk menghabiskan stock. 

"Yo, 100ribu aja, sale, ngabiskan stock." Ucap salah satu pedagang perempuan dengan style rocker dengan baju hitam dan rambut disemir pirang. Banyak penjual merchandise yang ketiban rejeki di Konser Dream Theater di Solo ini.

Anas Syahrul Alimi, founder Rajawali Indonesia selaku promotor Konser Dream Theater di Indonesia, mengakui, 70 persen penonton berasal dari luar Kota Solo. Dikatakan Anas saat Konferensi Pers Selasa (9/08/2022) kemarin di Alila Hotel, Solo, penonton berasal dari berbagai kota di Indonesia, diantaranya Surabaya, Jakarta, Bandung, Jogja, dan masih banyak lainnya, bahkan dari luar negeri, seperti Singapura.

Konser musik Dream Theater di Kota Solo ini memang diharapkan oleh promotor bisa menjadi "music tourism" atau destinasi wisata musik. Tujuannya untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat di second city (tak hanya Jakarta, red.), termasuk Solo, Makasar, Surabaya dan kota-kota lainnya. Dinar/MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar