FOKUS: #G20

Dream Theater Punya Kenangan Tak Terlupakan di Jogjarockarta 2017, Pindah Venue Beberapa Jam Sebelum Manggung

KBRN, Surakarta: Dream Theater, raksasa progresif metal dunia malam nanti Rabu (10/8/2022) bakal menggebrak Kota Solo dalam konser tunggal di Parking Area A & B Manahan Stadium. 

Grup Band rock asal Amerika Serikat itu bakal tampil 2 jam penuh mengobati kerinduan para penggemar di tanah air. 

Founder Rajawali Indonesia Anas Syahrul Alimi, lagi-lagi yang menjadi promotor konser Dream Theater kali ini. Setelah sukses di konser Jogjarockarta 2017, silam. 

Anas mengatakan ada cerita menarik dari konser Jogjarockarta kala itu dan sangat diingat oleh para member Dream Theater. Di mana 20 jam jelang konser mereka harus pindah venue dari area Candi Prambanan ke Stadion Kridosono Jogja. 

"Sungguh, saat itu perjuangan, karena venue mendadak pindah. Dua set panggung dipindah dari Prambanan ke Kridosono hanya dalam waktu 20 jam," kata Anas di hotel Alila Solo, Selasa (9/8/2022) sore.

Pemindahan lokasinya sangat mepet dengan hari H pelaksanaan konser. Anas mengaku, saat itu tim Rajawali Indonesia memindahkan dua set panggung hanya dalam waktu 20 jam. Para personel Dream Theater tertawa ketika mengingat kejadian tersebut.

"Itu membuat Dream Theater punya memori kuat dengan Indonesia. Tadi pagi saya ketemu mereka. Tertawa, ingat kejadian 2017 itu," katanya.

Peristiwa itu membuat Anas dan tim sangat bersemangat, ketika Dream Theater memberi tawaran agar Indonesia disinggahi dalam rangkaian konser "Top of The World Tour 2022". Bahkan para member Dream Theater memilih ke Solo dulu dari pada ke Jepang.

"Ada historis kuat dengan mereka. Ini jadi energi untuk membuat pertunjukan yang lebih baik. Apalagi untuk tur ini, di kawasan Asia hanya Indonesia dan Jepang yang disinggahi," beber Anas.

Sementara itu konser kali ini mendapat support Penuh dari perusahaan listrik negara (PLN). Hadir dalam sesi jumpa pers di Alila Hotel, General Manager PLN UID Jateng-DI Yogyakarta M Irwansyah Putra mengatakan dahulu promotor sangat takut menggunakan listrik PLN saat menggelar konser. Namun di ajang konser internasional ini PLN justru ingin memberikan support energi listrik yang pertama dan ramah lingkungan tanpa ada gangguan sedikitpun.

"Dulu promotor takut menggunakan listrik karena byar pet (tegangan naik turun-red). Tapi sekarang sudah tidak lagi. Ini tentu akan mengurangi biaya pelaksanaan yang besar. Nanti suplai utama dari PLN, beckup kedua PLN, dan beckup ketiga dan keempat baru genset. Dulu genset utama, beckup PLN. Kita ingin tunjukkan masyarakat bahwa PLN berani menjamin," ujar Irwansyah Putra.

Dream Theater juga menjadi artis dunia pertama yang menggelar konser di Indonesia setelah pandemi. Promotor menyiapkan 10 ribu tiket, dalam konser kali ini. 

Sejumlah 7 ribu di antaranya sudah terjual online. Sementara 1000 tiket masih bisa dibeli besok siang secara go show di tempat konser kawasan Stadion Manahan. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar