Antisipasi Risiko KKN MBKM, 15.000 Mahasiswa UNS 'Dijamin' BPJS Ketenagakerjaan

KBRN, Surakarta: Sejumlah 15 ribu mahasiswa Universitas Sebelas Maret UNS Solo yang akan mengikuti KKN dalam rangka Kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surakarta. Jaminan perlindungan itu melalui "Perisai Bimantoro Agency" yang menjalin kerjasama dengan UNS.

Pejabat Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta Bambang Widodo menyampaikan, mahasiswa yang melaksanakan KKN penting mendapat perlindungan. Karena mereka nantinya melakukan aktivitas kerja yang bisa menimbulkan risiko.

"Mahasiswa tersebut harus dilindungi, melalui kerja sama ini maka semua mahasiswa yang ikut KKN terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga mahasiswa akan mendapatkan perlindungan dasar Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian," jelas Bambang Widodo, Rabu (6/7/2022).

Lanjut Widodo, besaran iuran peserta BPJS Ketenagakerjaan hanya Rp 16 ribu per bulan, dengan manfaat mendapatkan jaminan apabila terjadi kecelakaan kerja. Seluruh biaya perawatan yang timbul akibat kecelakaan tersebut ditanggung BPJS Ketenagakerjaan tanpa ada batas limit pengobatan. Sampai hal terburuk mendapatkan jaminan kematian sebesar Rp 42.000.000.

"Harapannya kedepan tidak hanya mahasiswa yang akan melaksanakan KKN saja yang mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Namun juga seluruh binaan UNS seperti petani, peternak, pedagang pasar mendapatkan edukasi dan diberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan," tandas Bambang Widodo.

Sementara itu Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Ahmad Yunus, sangat mendukung program tersebut. Menurutnya, negara hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada seluruh Mahasiswa dalam Kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan iuran yang terjangkau dengan perlindungan tanpa batas pembiayaan.

"Kampus yang hari ini melepas mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan merdeka belajar kampus merdeka, mahasiswa tidak hanya beraktifitas di lingkungan kampus, namun juga di luar kampus. Risiko setiap kegiatan  yang dilaksanakan anak-anak didik kita pasti akan selalu ada," jelasnya. 

"Nah disitu lah kami Universitas Sebelas Maret sepakat untuk memberikan perlindungan kepada mahasiswa-mahasiswa kami dengan mendaftarkan kepesertaan  BPJS Ketenagakerjaan sehingga mahasiswa dan orang tuanya lebih merasa nyaman dan tidak was-was dalam mengikuti kegiatan MBKM yang akan disebar ke daerah-daerah," sambung Prof Yunus. 

Dengan adanya program ini mahasiswa akan lebih mengenal pentingnya jaminan sosial bagi pekerja sebelum terjun ke dunia kerja nanti. Lanjut dia, program ini sejalan dengan filosofi jaminan sosial yang sebenarnya, yang merupakan hak bagi setiap pekerja. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar