Hingga April 2022, Dinsos Surakarta Tangani 10 Kasus Kekerasan Seksual Kepada Anak

Sosialisasi perlindungan terhadap anak di CFD Surakarta.

KBRN, Surakarta: Hingga April 2022, Dinas Sosial Kota Surakarta telah menangani sedikitnya 10 kasus kekerasan seksual kepada anak.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Surakarta, Evi Mahanani, mengatakan tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kota Surakarta membuat orang tua harus memberikan pengawasan ekstra utamanya kepada anak usia 0-18 tahun.

"Perlu pendampingan anak usia 0-18 tahun harus masih dalam pengawasan orang tua," ujar Evi, Minggu (22/5/2022).

Evi mencontohkan kasus terbanyak yakni kejahatan karena anak berkenalan dengan orang asing di Facebook. Anak-anak lalu terkena grooming seusai berkenalan di Facebook.

“Banyak yang disuruh berpose kemudian itu digunakan untuk menjerat korban," sambung dia.

Dia berpesan kepada orang tua agar lebih peduli terhadap anak yang sedang menggunakan gawai. Kecanggihan teknologi, lanjut Evi, jika tidak dibarengi dengan pengawasan yang ketat berbahaya bagi anak.

Orang tua juga diminta perhatikan jam penggunaan gawai. Untuk menyiasatinya, orang tua diganti dengan alat belajar anak yang menarik agar tidak kecanduan.

"Bisa mengarahkan ke arah yang lebih baik yakni handphone bisa dialihkan kalau belajar bisa pakai balok, menggambar, musik, film daripada dipegangi handphone," ujar dia. (Ase)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar