Lantik P3K dan CPNS, Bupati Sragen Sindir Pegawai Usai Terima SK Langsung Ganti Mobil

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyerahkan SK kepada calon pegawai di gedung SMS Sragen.

KBRN Sragen: Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyerahkan SK kepada 61 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 788 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menerima surat keputusan (SK) pengangkatan tahun 2021.

SK tersebut diserahkan secara simbolis di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Kabupaten Sragen, Jumat (20/5/2022). Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati, Suroto, Sekda, Tatag Prabawanto dan Pelaksana Tugas (PLt) Kepala BKPSDM Sragen, dr. Hargiyanto.

Mbak Yuni sapaan akrab Bupati Sragen langsung memberikan pengarahan kepada ratusan pegawai baru itu. Salah satu yang ditekankan adalah semangat bekerja mengedepankan loyalitas dan inovatif. Bukan malah berubah gaya hidupnya setelah menerima SK. 

“Jangan terus sudah terima SK dan terima gaji, malah ingin ganti kendaraan yang awalnya roda dua diganti roda empat. Harapan kami, harus gaspol tunjukkan pengabdian yang terbaik. Ini harus disyukuri dengan kerja, kerja, kerja dengan penuh pengabdian,” kata Bupati.

Secara khusus, Bupati memberikan beberapa PR kepada 788 pegawai PPPK yang baru menerima SK. Sebagai tenaga pendidik, Bupati Yuni meminta ada kemajuan di Bumi Sukowati khususnya bidang Pendidikan.

“PR pertama, cari murid sebanyak-banyaknya, jangan sampai kalah dengan Sekolah swasta dan jangan ada yang kekurangan murid. Siap? Harus siap. Itu baru namanya orang Sragen. Ayo kita majukan pendidikan di Kabupaten Sragen,” ajak Bupati.

“Karena itu kunci, kunci segala macam, pengentasan kemiskinan, pengentasan kebodohan, penurunan angka stunting itu kuncinya ada di Pendidikan. Kalau pendidikan kita maju, anak didik kita menjadi berkualitas sudah tentu di Daerah itu akan maju. IPM (Indeks Pembangunan Manusia) pun akan naik,” harapnya.

Kepada CPNS, Bupati Yuni menegaskan untuk bekerja sesuai aturan berlaku dan tidak ada keinginan pindah instansi keluar Sragen.

“Selaku CPNS sedang berada dalam masa percobaan, jadi tidak usah aneh – aneh. Dan CPNS yang berasal dari luar Sragen, saya pastikan tidak akan saya izinkan pindah bagi yang mengajukan pindah sebelum punya masa kerja 10 tahun di Sragen,” tegas Bupati

Bupati menambahkan akan rutin melakukan evaluasi kepada ASN lingkup Pemkab Sragen. Jika tidak memenuhi standar yang berlaku, tentu Pemkab tidak akan memperpanjang masa kontrak tersebut. 

"Untuk itu, kami minta kewajiban bisa dijalankan dengan baik dan larangan bisa dihindari dan tidak dilakukan,” lanjutnya.

Sementara untuk 448 orang Guru yang sudah lulus tes PPPK Tahap II, Bupati Yuni mengatakan akan diserahkan secepatnya.

“Saat ini masih ada guru – guru yang sudah lulus tes tahap II yang masih menunggu proses penyerahan SK. Kami minta untuk sabar, dan secepatnya akan kami serahkan. Karena test-nya tidak bareng, TMT-nya juga tidak bareng, jadi penyerahan SK nya juga tidak bareng,” pungkasnya. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar