Ini Dia Ipda Winarsih, Polwan Cantik Yang Hobi Motor Trail

KBRN, Surakarta: Riuh tepuk tangan dan teriakan penonton bergemuruh ketika salah seorang crosser dalam suatu perlombaan motor cross se Jawa-Bali gagal dan jatuh saat mencoba melewati sebuah rintangan.

Teriakan dan tepuk tangan penonton menggema bukan karena crosser tersebut gagal dan jatuh tetapi terpana saat crosser yang sudah berhasil meminggirkan motor dan membuka helmnya ternyata seorang wanita cantik yang cukup tinggi dan bertubuh atletis.

Itulah sosok Perwira Polisi Wanita atau Polwan Winarsih berpangkat Ipda yang bertugas sebagai Kanit Kamsel Satlantas Polres Boyolali.

Tidak sering memang terlihat seorang wanita menyukai olah raga yang cukup ekstrim ini, apalagi wanita itu seorang Polwan.

Namanya pun semakin dikenal di jajaran kepolisian sendiri sebagai seorang crosser, dibalik perannya sebagai seorang Perwira Polwan yang sangat energik, selalu ceria dan humanis dalam melakukan tugas-tugasnya setiap hari.

Wiens panggilan akrabnya menuturkan, selain balapan, olah raga ngetrail ini juga sekaligus sebagai olah raga Terabas atau susur sungai dan gunung yang bisa dilakukan untuk melepas penat dari kesibukannya sehari-hari sebagai seorang Polisi dan juga sebagai ajang bakti sosial kepada masyarakat yang kurang mampu di daerah pedesaan.

”Olah raga saya naik motor trail ini bukan saja untuk balapan, tapi juga Terabas, mengarungi sungai, hutan dan gunung dan kita hanya mencari kesenangan melepas penat setelah bekerja, kita bisa makan bareng2 di gunung meski hanya nasi bungkus, terkadang kita sering temui orang2 tua yang tidak mampu, dan kita kumpulkan uang dan kita berikan kepada mereka, jadi kita tidak hidup untuk diri kita sendiri tapi juga sebagai manusia sosial,” ungkapnya kepada RRI, Senin (27/9/21).

Dalam penilaian Ipda Sutarto, sesama kolega polisi yang bertugas sebagai Kanit Kamsel Satlantas Polres Wonogiri, Ipda Wiens selain energik, Ia juga mampu menjalin hubungan yang baik dalam bertugas tidak saja kepada sesama Kanit Kamsel se-Solo Raya tetapi juga tugas-tugas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Terkait dengan hobi ngetrailnya, Ipda Sutarto sebagai sahabat  yang juga menyukai hobi serupa hanya menasehati agar Wiens tetap memperhatikan keselamatannya, sehingga hobi ekstrimnya tidak mengganggu dalam kesehariannya menjalankan tugas sebagai seorang polisi.

”Agar memperhatikan keselamatan, jangan sampai kegiatan2 diluar daripada tugas rutin akan berdampak terhadap dirinya sehingga akan mengganggu nantinya pelaksanaan tugas apabila cedera, intinya apabila kegiatan tetap mengutamakan keselamatan,” katanya.

Dalam lingkup pekerjaan Ipda Winarsih sehari-hari sebagai Kanit Kamsel, lebih kepada pembinaan dan edukasi kepada masyarakat, selain perekayasaan jalan, apabila terdapat jalan-jalan yang tidak bisa dilalui.

Oleh karena itu tidak heran kalau Ia sering tampil sebagai pembicara ketika memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00