FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

Fruit Audio Aroma, Media Pembelajaran Bagi Tunanetra Ciptaan Mahasiswa UNS

KBRN Surakarta: Tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ciptakan Fruit Audio Aroma, inovasi media pembelajaran buah-buahan untuk anak tunanetra. 

Melalui riset yang memadai oleh tim PKM-KC FKIP UNS, media Fruit Audio Aroma ini telah dibuat sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan tunanetra. Karakteristik itu antara lain media yang berbentuk tiga dimensi (3D), memiliki audio, memiliki aroma, dan terdapat huruf braille.

Fruit Audio Aroma merupakan media pembelajaran inovatif berbentuk buah-buahan 3D. Di mana pada bagian dalamnya memuat audio dengan tiga bahasa yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Jawa. 

Audio tersebut disimpan melalui penyimpanan awan berupa Google Drive dan tersaji dalam bentuk QR Code yang dapat dipindai dengan aplikasi pemindai. Fitur lain yang dimiliki Fruit Audio Aroma terdapat pada aroma khas buah yang berasal dari parfum buah dan huruf braille yang diukir pada alas media. 

Di bawah bimbingan Dr. Septi Yulisetiani, M.Pd., tim PKM-KC FKIP UNS ini beranggotakan 5 mahasiswa, yakni Egita Widya Astuti dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Surakarta, Isnaini Nur Rohmatun dari Prodi PGSD Surakarta, Ayu Resti Eka Pratiwi dari Prodi Pendidikan Sejarah, Dewi Wahyu Nugrahani dari Prodi Pendidikan Bahasa Jawa, Serta Danang Pamarsudi Lastomo dari Pendidikan Luar Biasa.

"Media Fruit Audio Aroma dibuat dengan tujuan sebagai solusi untuk mengatasi masalah dalam proses pembelajaran ABK tunanetra terkait materi buah-buahan. Sehingga diperoleh manfaat yaitu untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kepekaan indera peraba, pendengar, dan penciuman pada anak tunanetra. Selain itu, (Fruit Audio Aroma) dapat digunakan untuk mengajari keanekaragaman bahasa pada anak tunanetra," ujar Egita selaku ketua tim.

Kepala Program Studi (Kaprodi) PGSD Surakarta, Dr. Idam Ragil Widianto Atmojo, S.Pd., M.Si., turut memberikan pendapatnya mengenai pembuatan media Fruit Audio Aroma.

"Idenya inovatif dan kreatif, karena memadukan dan mengoptimalkan semua indra kecuali penglihatan sehingga diharapkan para tunanetra dapat dengan mudah memahami," tuturnya.

Dr. Idam Ragil Widianto Atmojo turut mendukung pentingnya keberadaan dan pengembangan suatu media pembelajaran, khususnya bagi tunanetra yang belum banyak dikembangkan.

"Media pembelajaran sangat penting, media merupakan alat bantu untuk menyampaikan materi guna mencapai tujuan pembelajaran, media pembelajaran untuk tunanetra masih belum dikembangkan dengan baik" ujar Dr. Idam Ragil.

Media Fruit Audio Aroma yang merupakan produk PKM-KC ini telah dipresentasikan pada Sabtu (11/9/2021). Dr. Septi Yulisetiani, M.Pd. berharap media Fruit Audio Aroma dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan membawa tim menuju Pimnas 34.

"Semoga dengan diciptakannya Fruit Audio Aroma sebagai media pembelajaran untuk anak tunanetra dapat membawa manfaat bagi dunia pendidikan serta membawa tim PKM-KC ini untuk menuju Pimnas 34,” ucap Dr. Septi Yulisetiani, M.Pd. Humas UNS/MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00