Aksi Gotong Rotong Donor Plasma, Dapat Pujian Anggota DPR Gus Nabil

KBRN, Surakarta : Aksi Lanjutan Gotong Royong Donor Plasma Konvalesen DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta di Markas PMI Rabu (4/8/2021) mendapat kunjungan Anggota DPR RI Muchamad Nabil Haroen. Kehadiran pria yang akrab dipanggil Gus Nabil ini disambut Ketua DPC PDI P Kota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo.

Tak hanya berkunjung, anggota Komisi IX DPR RI ini  secara cermat dan detail melihat proses pengambilan darah plasma. Bahkan juga berdialog dengan para pendonor. 

"Ini merupakan langkah luar biasa donor konvalesen ini. Dimana banyak sekali saudara kita yang membutuhkan pertolongan pemyintas yang memenuhi syarat menjadi pendonor plasma, " ungkap Gus Nabil.

Wakil rakyat dari Daerah Pilihan V Jawa Tengah ini sangat mengagumi Gerakan DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta yang mengadakan Gotong Royong Donor Plasma.

" Semoga menjadi inspirasi bagi masyarakat yang lain, terutama PDI Perjuangan seluruh Indonesia untuk melakukan hal yang sama. Donor Plasma Konvalesen ini sangat membantu saudara saudara kita yang membutuhkan, " ungkap Gus Nabil lebih lanjut.

Aksi Gotong Royong Donor Plasma kali ini ada 66 calon pendonor yang lolos skrining. Mereka secara bertahap diambil darah plasmanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surakarta FX. Hadi Rudyatmo yang terus mendampingi para pendonor bersyukur dalam aksi sosial kali ini ada 7 calon pendonor perempuan, dan 5 diantaranya lolos skrining.

"Ini sangat bagus untuk gerakan kemanusiaan tanpa memandang laki-laki, perempuan, atau suku, agama, ras. Darah kita untuk sesama. dan DPC PDI Perjuangan akan melanjutkan menggelar Donor Plasma yang ke tiga," ungkap Rudy.

Rudy  yang juga merupakan penyintas juga menyatakan lolos skrining, namun jadwal donor baru dilakukan Kamis (5/8).

" Lho aku lolos. Jadwal nya donor besuk hari Kamis . Kok ndak sekarang. Hari ini sudah penuh"  katanya.

Sementara Ketua panitia YF Sukasno menambahkan peserta donor plasma tahap ke dua ini semakin banyak.

" Sesuai instruksi Ketua DPC akan kita lanjutkan, nunggu perencanaan dulu , " pungkasnya.

( Wiwid Widha )

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00