Ikhlas Harus Batal Naik Haji Kedua Kalinya, Calhaj Usia 71 Asal Klaten: Ini Kehendak Allah

KBRN, Surakarta: Berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci, merupakan dambaan setiap umat muslim di seluruh dunia,  tak terkecuali dari Indonesia.

Namun akibat pandemi yang tak kunjung usai,  keinginan itu harus ditunda kembali. 

Seperti yang dialami pasangan suami istri lanjut usia (lansia) dari Ceper, Klaten bernama Ahmad Syakur dan istrinya Sri Handanah.

Mereka yang kesehariannya sebagai pengusaha pengecoran logam itu seharusnya berangkat pada tahun ini. Namun pasutri ini harus menerima kenyataan keberangkatan ibadah haji ditunda.

“Menurut saya karena pandemi, jadi Saudi sana sendiri kan belum menerima haji dari luar negeri, termasuk Indonesia,” ungkap Ahmad Syakur kepada RRI (Minggu, 20/06/2021).

Ahmad Syakur sudah mendaftar sejak tahun 2012 yang lalu. Meski sudah bertahun-tahun menanti agar bisa berangkat ibadah haji serta segala persiapan sebelum keberangkatan telah dilakukan, mereka mengaku ikhlas dan memahami keputusan pemerintah yang ingin menjaga kesehatan jamaah haji.

“Jadi kalo saya nanggepi itu masalahnya karena pandemi. Enggak, sedikitpun saya enggak (kecewa). Karena semua karena Allah bukan kehendak kita, dan memaklumi karena pandemi. Jadi saya nggak merasa kecewa,” jelasnya.

Meski pemerintah mempersilahkan calon jamaah haji yang akan mengambil uang pelunasan, namun kakek berusia 71 tahun itu tak berniat untuk menariknya. “Walaupun antrian mundur, saya gak masalah. Saya percaya karena pandemi. (keberangkatan) ternyata mundur, saya percaya karena itu bukan kehendak kita, kehendak Allah juga,” ujarnya.

Dirinya menerima dan hanya ingin di usia senjanya dapat berangkat menunaikan ibadah haji bersama istri tercintanya sebelum sisa umurnya habis. 

“Karena manusia kan berharap jangan ada pandemi, jangan sampe mundur. Pasrah kepada Allah, mundur ya mundur, semoga besok bisa berangkat dengan sehat, dengan pandemi sudah gak ada.” harapnya.

Laki -laki lansia itu berdoa untuk diberi kesehatan agar nantinya dapat berangkat haji pada tahun 2022 mendatang bersama istri tercintanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00