Inspiratif, Kades Suyamto Berbagi Panenan

KBRN,Klaten:Berbagai cara dapat dilakukan untuk membantu warga yang  kurang  mampu. Seperti yang dilakukan Kepala Dewa Tumpukan Kecamatan Karangdowo Kabupaten Klaten Suyamto (63) yang merelakan sebagian garapan sawah (bengkok) dipanen warganya khususnya yang tidak mampu dan terdampak covid-19. 

Upaya membantu warga tidak mampu itu sudah dilakukan  lima kali panen padi. Warga memetik langsung ke sawah. 

"Ini untuk membantu warga saya yang tidak mampu dan terdampak covid. Panenan kali  ini sudah yang kelima kalinya," ungkap Kepala Desa Tumpukan Suyamto kepada RRI Jumat (16/4/2021).

Dia menyebut tanah  bengkok sebagai Kepala Dewa  Tumpukan seluas 22 patok (1 patok seluas 1.700 meter persegi). Dari jumlah itu satu  patoknya  diiklaskan dipanen warganya  secara bergilir setiap RW. 

"Meskipun sedikit semoga bermanfaat dan  membantu warga tidak  mampu. Di sini cukup banyak warga tidak mampu," kata pensiunan guru olah raga ini. 

Menurut Suyamto  dari  13 RW yang ada  di  desa  Tumpukan  tinggal  1 RW yang  belum  mendapatkan jatah untuk  memanen padi tersebut. Hal  itu dilakukan sejak awal terjadinya wabah covid-19.

Salah seorang warga  Iis Muryani (33) mengku senang ikut memetik  padi  milik kades Tumpukan Suyamto. Memetik padi  secara bergilir di setiap RW  terutama warga  tidak mampu dan  terkena dampak covid. 

"Senang pak dapat ikut ndereb (memanen)  di tempat pak Lurah. Dapat satu tenggok. Tapi lumayan untuk kebutuhan keluarga. 

Ia beeharap,  upaya Kepala Desa untuk  membantu warga  tidak  mampu untuk diteruskan karena bermanfaat untuk warga. 

Desa Tumpukan merupakan wilayah  di bagian paling timur Klaten berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo. Jumlah penduduk lebih dari tiga ribu jiwa yang sebagian penduduknya buruh dan bertani. ( Adam Sutanto/WW )

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00