Grab Dukung Solo Wujudkan Smart City, Hadirkan Kendaraan Listrik dan Cloud Kitchen

Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia (Kiri), Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Surakarta (Tengah), dan Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia tengah mengendarai skuter listrik di jalur City Walk, Slamet Riyadi.

KBRN, Surakarta: Kendaraan Listrik perlahan tapi pasti masuk kota Solo. Salah satunya skuter listrik GrabWheels, sepeda listrik dan motor listrik telah hadir di Kota Bengawan. 

Grabwheels mulai dioperasikan di jalur City Walk jalan Slamet Riyadi, kerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Surakarta. Grabwheels ini untuk alat mobilitas pribadi menikmati indahnya suasana Solo dengan sistem sewa 30 menit.

Selain itu juga dimulainya penggunaan skuter listrik, sepeda listrik dan motor listrik sebagai solusi transportasi yang ramah lingkungan. Bersama dengan PT. PLN Persero Surakarta, Grab membangun Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang tersebar di 3 titik Kota Solo.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, saat ini penting semua saling bersinergi dalam memulihkan perekonomian Indonesia. Grab, sangat bangga dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surakarta untuk mengembangkan Solo Smart City. Dengan memanfaatkan teknologi Grab yang inklusif, diharapkan dapat membantu pemerintah Surakarta dalam menggerakkan roda perekonomian lokal. 

"Kami juga bangga dapat meluncurkan penggunaan skuter listrik, sepeda listrik, dan motor listrik dalam mengurangi polusi udara di Surakarta dan mendukung inisiatif pemerintah guna menghadirkan 2 juta kendaraan listrik pada tahun 2025. Kami ingin berterima kasih kepada pemerintah daerah serta dinas terkait di Surakarta dan PLN yang telah berbagi visi yang sama dalam memajukan perkembangan ekosistem kendaraan berbasis listrik di Indonesia," beber Ridzki saat memperkenalkan kendaraan listrik di Solo belum lama ini. 

Tak hanya itu Grab kerja sama dengan Dinas Perdagangan Kota Surakarta untuk menghadirkan konsep cloud kitchen di Food Court Pasar Gede. Cloud kitchen dapat menyatukan UMKM kuliner dalam sebuah fasilitas pusat untuk menjawab permintaan pasar yang belum terpenuhi di wilayah-wilayah tertentu dengan memanfaatkan data untuk mengidentifikasi dan memetakan kesenjangan permintaan pelanggan. 

Menurut Ridzki, hal ini juga akan mendorong mereka untuk menjangkau lebih banyak pelanggan melalui GrabFood. Sehingga dikenal lebih luas oleh masyarakat dan dapat meningkatkan peluang penjualan mereka.

Solo yang memiliki konsep kota yang mengimplementasikan beberapa dimensi smart governance, smart mobility, smart living dan smart economy. Kerja sama ini berfokus pada pengembangan berbagai sektor yang memanfaatkan teknologi, dengan memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan mendukung digitalisasi UMKM lokal melalui konsep cloud kitchen.

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka,  mengapresiasi Grab yang turut mendukung perkembangan program Solo Smart City. Konsep Smart City kini tengah marak digalakkan guna menghadapi dinamika dan perubahan yang begitu cepat di era digital. 

"Diharapkan dapat membantu perkembangan Solo Smart City dan meningkatkan produktivitas daerah serta daya saing ekonomi. Kami juga ingin berterima kasih atas inisiatif Grab untuk membantu menghijaukan kota dengan mengurangi emisi karbon melalui kendaraan berbasis listrik yang diluncurkan hari ini," beber Putra Sulung Presiden Jokowi itu.

Inovasi kendaraan listrik dan konsep cloud kitchen ini ini selaras dengan misi GrabForGood yang turut serta dalam pengembangan daerah di Indonesia dan menggunakan teknologi untuk menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00