PLN Pastikan Pasokan Listrik Selama Ramadan Aman, Tidak Ada Oglangan?

Petugas Pelayanan PLN Siap melayani gangguan selama Bulan Ramadhan.

KBRN,Surakarta: Meningkatnya aktifitas masyarakat pada malam hari selama bulan Ramadhan sering menyebabkan pasokan listrik turun dan oglangan. PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surakarta menjamin pasokan daya listrik di area Solo aman selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin menjamin ketersediaan pasokan arus listrik, karena kebutuhan listrik meningkat pada malam hari selama Ramadhan akibat meningkatnya aktivitas ibadah masyarakat," terang Manager PT PLN Persero Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan UP3 Surakarta Ari Prasetyo Nugroho, Senin (12/4/2021).

Dikatakan Ari, upaya untuk antisipasi terjadinya pemadaman dilakukan selama Bulan Ramadhan agar tak mengganggu ibadah umat Islam. Namun Jika terjadi bencana alam, seperti pohon tumbang, tiang tumbang ke arah jalur listrik, itu menurutnya gangguan di luar kendali PLN, karena aliran listrik padam dengan sendirinya.

"Kami dari UP3 Surakarta, kesiapan pasokan listrik menghadapai Ramadhan dan Idul fitri telah melaksanakan apel siaga pengecekan personil dan peralatan kerja di 6 Unit ULP serentak dan kantor UP3. Jadi kami  siap melayani kelistrikan selama bulan Ramadhan," ujarnya.

Sementara Manager Bagian Jaringan UP3 Surakarta Nur Yasin mengungkapkan hingga saat ini penggunaan listrik di wilayah Surakarta masih dalam batas normal. Sedangkan untuk Solo Raya beban puncak malam di UP3 Surakarta masih 400 Mega Watt.

Sedangkan kenaikan konsumsi listrik pada Ramadhan hingga hingga Idul Fitri ada tambahan sekitar 2 sampai 5 persen untuk rumah tangga. Untuk kesiapsiagaan, telah melakukan gelar pasukan dan cek peralatan untuk kesiapsiagaan demi kelancaran Ramadhan dan Idul Fitri.

"Kami menyiapkan pasukan dari ULP Kartosuro, PLN Manahan, PLN Sumber Lawang, PLN Palur, Sragen sejumlah 377 personil," ungkap Nur Yasin.

Adapun 54 armada dan Tim Siaga terbagi dalam 18  posko jaga  yang tersebar tiga daerah meliputi Sukoharjo, Sragen dan Solo Kota. Kekuatan armada kerja 54  terdiri mobil Yantek, PDKB, Scane Vendor  dan sepeda motor. Siti/MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00