Antisipasi Daging Gelonggongan, Dispertan Solo Gencarkan Pengawasan

Salah seorang pedagang daging sapi tengah menjajakan dagangannya di Pasar Tradisional Solo. Dok Istimewa

KBRN,Surakarta: Pengawasan peredaran daging sapi di Kota Solo digencarkan menyusul naiknya harga daging di beberapa pasar tradisional. Pengawasan rutin jemput bola dengan laboratorium keliling langsung mengecek kondisi daging siap edar di pasaran.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Cadangan Pangan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Surakarta Eko Isbandijarso mengungkapkan setiap minggu melakukan pengawasan daging yang beredar di pasar-pasar tradisional dan modern di Kota Solo.

"Pemeriksaan daging itu yang dilakukan uji kebusukan daging, sehingga langsung diketahui kualitas daging baik maupun tidak," ungkap Eko saat dikonfirmasi RRI, Jumat (22/1/2021).

Selain itu Juga melakukan uji keaslian daging. Karena dikala harga daging di pasaran tinggi dimungkinkan ada pedaganga nakal yang mencampur daging sapi dengan daging babi.

"Hasil pengawasan dan pemeriksaan di pasar tradisional dan modern di kota Solo hingga saat ini tidak temukan daging yang tidak layak edar," ujarnya.

Lebih lanjut Eko menghimbau kepada masyarakat, jika membeli daging di pasar tradisional agar memilih daging yang gantung. Karena biasanya daging yang di gantung merupakan daging jenis kering alias bukan gelonggongan.

"Daging yang terlihat basah kadang sampai menetes itu daging gelonggongan. Dan memilih warna daging yang cerah tidak berbau dan lengket," bebernya.

Sementara itu Margiyati pedagang daging sapi di Pasar Kadipolo, Solo, mengaku kiosnya rutin dipantau dari Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Surakarta rutin setiap Minggu. Sebelumnya di pasar itu banyak pedagang yang mengambil dagangan daging dari daerah Boyolali yang diduga gelonggongan. "Namun saat ini pasca itu tidak berani, karena ada dendanya," ungkapnya. 

Dikatakan Margiyati dirinya kulakan daging sapi dari penyembelihan di RPH Jagalan. Sehingga dagangannya berkualitas dan sehat setiap di lab hasilnya bagus. Siti/MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00