Kota Surakarta Pada Juni 2022 Alami Inflasi Sebesar 0,89 %

KBRN Surakarta : Kota Surakarta pada pada Juni 2022 mengalami Inflasi sebesar 0,89 persen.

Berdasarkan Survey dari badan Pusat statistik BPS Kota Surakarta mencatat pada bulan Juni 2022 Solo mengalami Inflasi sebesar 0,89 persen dengan Indeks Harga Konsumen sebesar 112,48.

Angka ini terjadi kenaikan jika dibandingkan Inflasi pada bulan Mei 2022 diangka 0,71 %.

Kepala badan Pusat Statistik Kota Solo Totok Tavirijanto dalam rillisnya, Sabtu (02/07/2022) menyampaikan komoditas pangan yang menymbang inflasi terbesar yakni kenaikan martabak, soto dan nasi dengan lauk pauk atau nasi rames.

Menurutnya, kenaikan komoditas pangan itu bisa dimaklumi pasalnya kota Solo bisa disebut sebagai kota kuliner. Mereka yang jajan dan makan di Solo tidak hanya orang Solo saja melainkan orang dari luar Solo yang berwisata atau sekedar datang untuk makan.

“ Bahkan dari jauh, ada yang lewat tol datang ke Solo hanya untuk makan atau wisata kuliner dan pulang lagi lewat tol,” ungkap Totok.

Namun lanjutnya, kontribusi soto dan martabak terhadap inflasi bulan Juni di kota Solo bukanlah yang paling besar.

Lima komoditas yang paling signifikan menyebabkan tingginya Inflasi di kota Solo :  cabai rawit, cabe merah, nasi dengan lauk, telur ayam ras dan bawang merah.

“Cabai rawit dan cabe merah memberi kontribusi paling besar di bulan Juni lantaran banyak petani cabe yang gagal panen akibat anomali cuaca,sementara kebutuhan cabe meningkat sehingga harganya jadi mahal.

Kelompok pengeluaran yang  mengalami kenaikan indeks harga kelompok makanan 1,87 %, pakaian dan alas kaki  0,09 %, Perumahan 0,23 %, perlengkapan  0,16%, kesehatan 0,51 %, transportasi 0,45 %, rekreasi 0,67 % penyediaan makanan 2,16 %, kelompok perawatan pribadi 0,57 %.

Dari 6 Kota di Propinsi Jawa Tengah yang dihitung angka inflasinya pada Juni 2022 tercatat semua kota mengalami Inflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di kota Semarang sebesar 0,93 %, diikuti Surakarta 0,89 %, Cilacap 0,71 %,kudus 0,66 %,Tegal 0,63 % dan Purwokerto 0,59 %. (Siti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar