FOKUS: #PPKM

Hotel Penuh, Pernikahan Adik Jokowi Dongkrak Ekonomi?

Foto ilustrasi kamar hotel. Dok Istimewa

KBRN, Surakarta: Momentum pernikahan adik dari Presiden Joko Widodo, Idayati dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman pada Kamis (26/5/2022), diyakini turut membangkitkan ekonomi Solo. -Hotel-hotel di Kota Bengawan dikabarkan penuh. 

Pasalnya banyak para pejabat yang akan menginap di Solo dan menghadiri acara pernikahan ini. Salah satunya yakni Hotel Alila, Solo yang okupansinya sudah menccapai 97 persen di tanggal 25 dan 26 Mei 2022 mendatang. 

”Kami memang menerima tamu-tamu VVIP yang menjadi undangan pernikahan adik presiden. Kami prediksi jumlah tamu akan bertambah pada hari H,” kata Public Relations and Event Marketing Manager Hotel Alila, Solo Tesa Pujiastuti, Kamis  (26/5/2022). 

Saat ini dari 255 kamar di Hotel Alila Solo, sudah ada 200 kamar yang direservasi tamu undangan. Pihaknya meyakini pada hari H, okupansi hotel bisa mencapai 100 persen. 

Hotel lain yang ketiban rejeki yakni Solia Zigna Hotel. Tempat ini menjadi salah satu alternatif menginap bagi para tamu undangan, meskipun yang memesan bukanlah tamu VVIP. 

”H-1 okupansi kami masih 40 persen, tapi untuk hari H tanggal 26 Mei, okupansi kami sudah naik menjadi 90 persen. Sebagian besar memang tamu dari pemerintahan,” kata Director of Sales Manager (DoSM) Hotel Solia Zigna, Lisa Halim. 

Sementara itu Pejabat Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo menilai momen hajatan keluarga Presiden Jokowi ini menjadi peningkatan okupansi yang tinggi. Bahkan pada hari H pemesanan hotel sudah penuh. 

”Beberapa tamu dari kalangan pejabat sudah mulai masuk, meskipun kami tidak bisa menyampaikan siapa saja yang hadir. Namun indikasinya ada peningkatan okupansi di periode pernikahan ini,” katanya. 

Lonjakan ini dirasakan di hotel bintang 4 saja, namun hampir di seluruh hotel. Pasalnya tamu undangan yang hadir tidak hanya dari pejabat saja. Namun juga ada pendamping-pendamping yang harus melekat dengan pejabat yang bersangkutan. 

”Biasanya mereka punya driver atau ajudan yang melekat. Tentunya butuh hotel bintang di bawahnya. Biasanya digunakan untuk ajudan atau driver dan asisten. Jadi saya rasa kenaikannya merata,” ucapnya. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar