Gelar Rakerda, Ketua Perbarindo Jateng Ajak Anggota Percepat Akselerasi Transformasi Digital

KBRN, Karanganyar: Perbarindo Jawa Tengah mengajak seluruh anggota sebanyak 275 BPR untuk menyikapi dampak pandemi covid 19 secarapositif dengan terus melakukan pembenahan, sehingga peran Bank Perkreditan Rakyat dalammembantu pemulihan perekonomian di daerah dapat ditingkatkan.

Ketua DPD Perbarindo Jawa Tengah Dadi Sumarsana mengungkapkan, perbarindo mendorong akselerasi transformasi digital melalui peningkatan kualitas dankuantitas SDM serta pengembangan infrastruktur teknologi informasi.

"Ini sejalan dengan roadmap pengembangan BPR untuk segera dilakukan," kata Dadi Sumarsana di sela rapat kerja daerah atau Rakerda Perbarindo bertajuk Pentingnya Komunikasi danDigitalisasi UMKM Binaan BPR-BPRS di Jawa Tengah dalam MembangunEkosistem Yang Tangguh, Kamis (19/5/2022).

Disisi lain, Kepala kantor Regional 3 OJK Jawa Tengah, Aman Santosa mendorong digitalisasi UMKM yang dimotori Perbarindo Jawa Tengah serta Dinas Koperasi dan UMKM Jateng tersebut untuk dapat dituntaskan.

“Membangun ekosistem digital yang terintegrasi, menjadi jawaban atas kendala pengembangan UMKM yang saat ini sering kita rasakan," ungkapnya.

Sementara itu, dalam sambutanya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikanterima kasih atas kerja sama yang sangat baik antara Pemrov Jateng, OJK danPerbarindo. "Hari ini UMKM Jateng bisa jualan online di platform UMKM Bangkittanpa dipotong biaya."

"Ini menarik dan saya berharap platform ini harus lebihdikenalkan lagi sehingga lebih banyak UMKM jateng yang bergabung," kata gubernur dalam sambutan yang dibacakan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jateng, Eddy Sulistyo Bramiyanto. 

Adapun, Perbarindo Jateng juga melakukanpenandatangan MOU dengan 12 perguruan tinggi di Jawa Tegah, yang disaksikan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS.

Penandatanganan MoU dilakukan di sela diskusi bertema Sinergitas Perbarindo dan Universitas dalam rangka BPR BPRS go to campus. Dalam diskusi, Ketua Umum Perbarindo Joko Suyanto memaparkan program atau kebijakan Perbarindo pusat soal pengembangan SDM BPR BPRS ke depan.

Budi Joyo Santoso dari learning centre LPS mengenalkan tugas dan peran lembaga penjamin simpanan  atau LPS. Sedang OJK Kantor Regional 3 Jawa Tengah yang diwakili Dyah Kristina Puguh siap dengan program program edukasi literasi tentang Otoritas Jasa Keuangan yang  berkelanjutan. 

"Program yang disosilisasikan kepada masyarakat, khususnya mahasiswa itu ditanggapi positif oleh para rektor yang hadir," ujar Dadi.

Lebih lanjut Dadi mengatakan, kerja sama antara Perbarindo dan perguruan tinggi itu untuk lebihmengenalkan BPR dan BPRS kepada para mahasiswa. 

"Ini program nyata yang kamilakukan untuk mendorong lebih banyak lagi generasi milenial yang maubergabung dengan BPR," ucap Dadi.

Sebagai informasi, Perbarindo Jateng juga menandatangani MOU dengan perguruan tinggi, disaksikan OJK Kantor Regional 3 dan DinasKoperasi UMKM Jateng pada 29 Desember 2021 di kantor Dinas Koperasi & UKM JawaTengah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar