Dampak Pelonggaran Aturan Selama Hari Raya Idul Fitri, PHRI Surakarta Sebut Hotel Di Solo Raya Banjir Pengunjung, Okupansi Capai 90 Persen

KBRN, Surakarta: Sejak Pemerintah membuka flexibilitas pergerakan masyarakat pada perayaan Idul Fitri tahun 2022, hotel-hotel di Solo Raya menciptakan rekor tersendiri dalam hal tingkat hunian atau okupansi.

Dibandingkan tahun 2020 dan 2021, atau bahkan tahun 2019 sebelum pandemi okupansi hotel melesat jauh di atasnya.

Humas PHRI Surakarta Sistho A.Sreshtho mengatakan, okupansi hotel-hotel di Solo Raya pada Lebaran di tahun 2020 dan 2021, hanya mencapai 30 sampai 40 persen saja.

”Okupansi rata-rata Solo Raya tahun 2022 kemarin Lebaran itu mencatatkan 80 hingga 83 persen, bahkan beberapa kawan2 perhotelan bintang 4 itu tingkat okupansinya lebih dari 90 persen seperti Alana tempat saya itu sampai 93 persen selama 6 hari Lebaran itu,"ungkapnya.

"Bahkan beberapa hotel juga mencatatkan penjualan kamar yang harganya tertinggi, paling tinggi juga selama periode Lebaran, dibandingkan 2019 pun jauh lebih tinggi, artinya dampaknya sungguh luar biasa, dampaknya betul2 masive, betul2 meledak, kawan2 perhotelan, restoran, sektor pariwisata,” jelas Sistho saat ditemui RRI di sela-sela acara Halal Bihalal BPC PHRI Surakarta di hotel Megaland, Selasa (17/5/22).

Sementara itu Tim Manajemen Hotel Megaland Theresia Setyowati yang hotelnya menjadi tempat acara Halal Bihalal BPC PHRI Surakarta juga mengakui tinggi okupansi di hotelnya pada Lebaran tahun 2022 ini. Bahkan Theresia mengungkapkan, okupansi di hotelnya sempat mencapai 100 persen di dua hari perayaan Idul Fitri.

”Emang ini baru tahun ini kita okupansi beberapa hari cukup full dan memang kondisi kota Solo sendiri juga sangat ramai, okupansi kita sempat 100 persen di dua hari Lebaran, setelah itu ya 80, 90 seperti itu,” ungkapnya.

Acara Halal Bihalal BPC PHRI Surakarta juga dihadiri ketua ASITA kota Solo, Ketua Kadin, CEO PMI Surakarta dan beberapa jajaran pimpinan di berbagai Institusi pemerintah di kota Surakarta, seperti Wakil Walikota, Kepala BI, Dandim dan perwakilan dari Polresta Surakarta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar