BNI Dukung Digitalisasi Pasar Tradisional di Kampung Presiden Jokowi

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka didampingi Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati berbelanja batik di stand pameran Pendapi Gede Balaikota Surakarta, Jumat 26/11.

KBRN, Surakarta: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. berkomitmen memberikan solusi yang terintegrasi dengan teknologi informasi dalam tata kelola Kota dan Kabupaten di Indonesia. 

Salah satunya, BNI menjalin kerja sama dalam penggunaan fasilitas layanan jasa perbankan dan dukungan program Smart City dengan Pemerintah Kota Surakarta. Dalam hal ini diwarnai penyerahan REKOR MURI untuk Digitalisasi Ekosistem Pasar di Kampung Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Kerjasama Pemkot Surakarta dengan BNI dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Walikota Gibran Rakabuming Raka, Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati di Balaikota Surakarta, Jumat (26/11/2021).

Hadir segenap jajaran Muspida Kota Surakarta, Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filian Ningsih Hendarta, Kepala Perwakilan BI Surakarta, Bapak Nugroho Jaka Prastowo, Segenap rekan-rekan MURI, serta Direksi BNI.

Kerja sama ini sejalan dengan kebijakan Presiden Jokowi dalam membentuk Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) untuk mendorong percepatan implementasi elektronifikasi transaksi di pemerintah daerah (ETPD). 

Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati menyampaikan konsep Smart City menjadi salah satu pembahasan hangat dalam berbagai forum internasional seperti Forum G20 Bidang Digital di Agustus 2021. 

Konsep Smart City juga mulai dilirik investor, yang terlihat dari keberhasilan Presiden Jokowi dalam mengantongi komitmen Investasi dari beberapa negara termasuk kesepakatan G42. 

"Demi mendukung konsep Smart City ini, kami berkomitmen untuk memberikan solusi yang terintegrasi dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan warga," katanya. 

Adi Sulistyowati menyampaikan perseroan pun menghadirkan program BNI Smart City yang hadir dengan solusi end to end yang dapat memenuhi seluruh ekosistem di Kota Surakarta dan sekitarnya yang mencakup Smart Government untuk ekosistem Pemkot dan Pemda.

Selain itu terdapat Smart Healthcare untuk ekosistem kesehatan, Smart Farming untuk ekosistem pertanian, perikanan, perkebunan, kehutanan,  Smart Education untuk ekosistem pendidikan, Smart UMKM untuk ekosistem UMKM, Smart Tourism untuk ekosistem pariwisata. Serta Smart Industrial Estate untuk ekosistem kawasan industri dan berikat. 

Menurutnya, program BNI Smart City tidak hanya terfokus pada pengembangan ekosistem semata, tetapi juga turut mendukung program digitalisasi Kabupaten atau Kota tujuan. 

"Sebagai pioneer dalam Digital Banking, BNI pun akan menyediakan layanan perbankan secara menyeluruh, yang meliputi Layanan dan Jasa Perbankan, Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Smart City, dan serta Pemberdayaan & Peningkatan Kapasitas UMKM," imbuhnya. 

Sebagai informasi, solusi yang telah dapat BNI berikan bagi Pemkot/ Pemkab antara lain solusi pembayaran belanja Daerah dengan BNI Direct, SP2D Online, dan Virtual Account Debit, solusi penerimaan Daerah dengan e-PBB, e-PDAM, e-Samsat, dan e-Retribusi. 

Perseroan juga telah memiliki BNI Market Place untuk membantu pemerintah Kota/ Kabupaten dalam mempromosikan pariwisata dan produk UMKM, serta pemasaran secara online. Ada juga penyediaan uang elektronik seperti BNI Tapcash dan LinkAja bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan transaksi non tunai dalam mendukung cashless society

BNI juga menyediakan berbagai solusi finansial bagi ASN yang memudahkan dalam tabungan, transaksi keuangan melalui mobile banking, fasilitas kredit tanpa agunan bagi ASN yang sudah ber-payroll di BNI, fasilitas kredit kepemilikan rumah, sampai dengan asuransi kesehatan. 

Lebih lanjut, Adi Sulistyowati menuturkan perseroan juga sangat mendukung pengembangan ekonomi daerah khususnya UMKM untuk menembus pasar ekspor. 

Sebagai Bank Internasional milik pemerintah, BNI layanan transaksi internasional berbasis digital, pendampingan dan kemudahan akses pembiayaan sesuai dengan journey perkembangan bisnis UMKM. 

Selain itu BNI juga mendukung UMKM untuk go global melalui program BNI Xpora yang memberikan solusi terintegrasi dalam melayani UMKM yang berorientasi ekspor melalui one stop sopping solution hub yang tersebar di 7 kota yakni di Jakarta, Bandung, Solo, Denpasar, Surabaya, Medan, dan Makasar serta digital portal Xpora yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja. 

"BNI juga didukung dengan 6 kantor cabang BNI luar negeri di New York, London, Tokyo, Hongkong, Seoul, dan Singapura, yang membantu perluasan pasar bagi UMKM, matchmaking business, dan bekerjasama dengan kedutaan setempat, mengajak UMKM ikut serta dalam event dan pameran di luar negeri," paparnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar